• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Belanda Siap Galang Investor Global Dukung Produksi CPO Indonesia

by Redaksi Asiatoday
March 10, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Belanda Siap Galang Investor Global Dukung Produksi CPO Indonesia

Produksi Sawit Indonesia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Belanda mendukung penuh Indonesia untuk memproduksi minyak kelapa sawit (CPO) yang berkelanjutan atau ramah lingkungan.

Dukungan Belanda tersebut diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Belanda dengan Pemerintah Indonesia untuk melaksanakan program peningkatan pengetahuan dan teknologi para petani sawit di Indonesia.

“Itulah tujuan yang ingin kami capai, bekerja sama dengan petani untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi bagi mereka, mengajarkan mereka dan membuat mereka menghasilkan sawit secara berkelanjutan,” terang Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Belanda, Sigrid Kaag dilansir Antara di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurut Kaag, program tersebut setidaknya dapat membantu Indonesia mengatasi masalah deforestasi dan emisi karbon yang kemungkinan terjadi bersamaan dengan saat memproduksi minyak kelapa sawit.

Hal tersebut tentu perlu dibangun dengan kesadaran tentang pembangunan keberlanjutan, mengingat minyak kelapa sawit masih menjadi komoditi ekspor utama bagi Indonesia, termasuk saat bertransformasi menuju ekonomi baru.

“Saya percaya pada pendekatan transformatif dan itulah sebabnya kami menandatangani kontrak tahun lalu. Saya berharap ada kemajuan untuk program ini agar ditingkatkan,” ungkap Kaag.

Skala dari program itu sendiri dinilai masih sangat kecil untuk mencakup seluruh petani sawit di Indonesia. Untuk itu Kaag mendorong pihak lain, termasuk Pemerintah Indonesia, untuk memperbesar ruang lingkup untuk melaksanakan program serupa.

“Itu bisa sangat menarik. Tetapi, bisa jadi hal tersebut yang dinginkan dari Pemerintah Uni Eropa,” kata Kaag.

Belanda juga mengimpor 25 persen minyak sawitnya untuk sebagian besar diproses kemudian diekspor kembali. Program ini, tambah Kaag, memberikan konsep bagaimana produksi minyak kelapa sawit dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Saya akan mendorong teman-teman di Asian Development Bank (ADB), investor besar lainnya agar dapat melihat program ini untuk dipercepat dan tentu saja dilakukan di daerah lain,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: CPOCpo IndonesiaEkspor CPOHilirisasi CPOKerjasama Indonesia-BelandaSawit BerkelanjutanSawit Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.