• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Imbas Wabah Covid-19, Pasar Terbesar di Asia Tenggara Ditutup 

by Redaksi Asiatoday
March 27, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Imbas Wabah Covid-19, Pasar Terbesar di Asia Tenggara Ditutup  

Pasar Tanah Abang, salah satu pasar grosir terbesar di Asia Tenggara. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Untuk membendung penyebaran wabah coronavirus (Covid-19) di Jakarta, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya memutuskan untuk menutup sementara pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, area yang ditutup meliputi Pasar Tanah Abang Blok A, Pasar Tanah Abang Blok B, dan Pasar Tanah Abang Blok F. Hanya Pasar Tanah Abang Blok G saja yang masih buka, namun dilakukan secara terbatas kepada pedagang yang berjualan jenis bahan pangan.

“Penutupan ini dilakukan dalam sebagai upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19. Kawasan Pasar Tanah Abang setiap menjelang bulan suci Ramadan angka pengunjungnya selalu naik tajam. Pengunjung ini tidak hanya dari Jakarta dan sekitarnya saja, melainkan banyak pembeli juga berdatangan dari luar daerah hingga mancanegara,” ujar Arief dalam keterangannya, Kamis (26/3/2020).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Menurutnya, perlu dilakukan pembatasan agar penyebaran Covid-19 bisa dicegah di pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Penutupan Pasar Tanah Abang mulai efektif, Jumat 27 Maret sampai 5 April mendatang.

“Seluruh aktivitas perdagangan di pasar tersebut kita liburkan sementara, ini merupakan salah satu langkah pencegahan dan penyebaran Covid-19, terkecuali di Blok G boleh berjualan khusus bahan pangan saja,” jelasnya.

Untuk penutupan ini sendiri sebelumnya manajemen Pasar Jaya sudah melakukan komunikasi dengan para pedagang terlebih dahulu. Terlebih menjelang bulan Ramadan memang menjadi waktu yang sangat penting bagi pedagang berjualan karena penjualan barang dagangan mereka cukup banyak daripada di hari biasanya.

“Untuk penutupan ini tentu sudah dilakukan komunikasi dan sosialisasi kepada pedagang terlebih dahulu, kita sampaikan beberapa hal untuk adanya pengertian bersama diantara para pedagang dan juga manajemen, untuk ini baik pedagang dan manajemen sepakat untuk menutup bersama area pasar hingga batas waktu tersebut,” katanya.

Sebelumnya sejumlah langkah telah dilakukan Pasar Jaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di pasar tersebut. Di awal kasus ini merebak di Jakarta Manajemen Pasar Jaya langsung melakukan pembatasan pintu akses masuk kedalam pasar.

“Sehingga setiap pedagang dan masyarakat yang akan masuk dapat diukur suhu tubuhnya. Jika ada pedagang dan masyarakat yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat celcius maka dilakukan sejumlah penanganan khusus,” imbuhnya.

Arief menambahkan, di setiap pintu masuk pasar tersebut juga telah disiapkan hand sanitizer bagi pedagang dan masyarakat yang akan masuk ke dalam area pasar. Tak hanya itu saja di Pasar Tanah Abang juga telah dilakukan penyemprotan desinfektan. Penyemprotan ini dilakukan diseluruh sarana berjualan, kantor, fasilitas dan sarana ibadah yang ada.

“Bagi masyarakat dan pedagang juga kita ingatkan untuk selalu memantau media sosial resmi milik Pasar Jaya, atau jika ada pertanyaan bisa disampaikan di layanan call center kami dengan nomor 081280080063,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona AsiaCorona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Jakarta Darurat Covid-19Pasar Tanah Abang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.