• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Konsorsium Riset Indonesia Memulai Misi Pembuatan Vaksin Covid-19

by Redaksi Asiatoday
March 28, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Wabah Corona di Indonesia Kian Meluas, Jumlah Pasien Capai 309 Orang, 29 Meninggal

Hasil tes coronavirus (Covid-19). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) membentuk konsorsium riset dan inovasi Covid-19 yang siap bekerja merampungkan vaksin, alat deteksi, dan obat virus corona SARS-Cov-2 dalam waktu 12 bulan.

Menurut Menristek Bambang Brodjonegoro, interval waktu 12 bulan untuk pengembangan vaksin terbilang cukup cepat, namun akan diupayakan berbagai cara agar dapat dikembangkan dalam jangka waktu yang lebih pendek.

Konsorsium tersebut terdiri dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan beberapa lembaga non kementerian serta perguruan tinggi di Indonesia.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Seluruh tim peneliti Kemenristek/BRIN sedang berupaya untuk membantu mencegah, mendeteksi, dan merespon secara cepat wabah Covid-19 di antaranya dengan menemukan alat deteksi atau diagnosis, suplemen, obat, dan vaksin untuk pasien Covid-19,” terang Bambang melalui keterangan tertulisnya yang diterima Sabtu (28/3/2020).

Menurut Bambang, ada tiga kegiatan prioritas yang telah disusun oleh tim konsorsium yaitu prioritas jangka pendek, menengah, dan panjang.

Pertama, prioritas jangka pendek. Tim konsorsium berfokus pada penelitian dan kajian sistematik misalnya penelitian terkait tanaman herbal yang berpotensi untuk mencegah Covid-19.

Misalnya, jahe merah, meniran, sambiloto, echinaceae, temu lawak, lada hitam, serai, kunyit, kayu manis, seledri, cengkeh, kulit manggis, daun kelor, kulit jeruk, dan jambu biji.

“Prioritas jangka pendek juga mencakup pengembangan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, hand sanitizer, sterilization chamber (tenda sterilisasi virus corona), dan pengkajian terhadap persediaan bahan alami sebagai peningkat imun tubuh,” jelas Bambang.

“Penelitian juga perlu dilakukan terhadap aspek sosial humaniora, termasuk ketahanan dan perilaku masyarakat, perbandingan kebijakan dan manajemen Covid-19 di negara lain. Beberapa kajian lagi juga mencakup berbagai isu terkait Covid-19 di media sosial,” jelasnya.

Kedua, prioritas jangka menengah. Prioritas ini berfokus pada pengembangan dan pengkajian Rapid Test Kit untuk deteksi awal maupun akhir Covid-19.

Selain itu, ada juga pengembangan suplemen, multivitamin, dan immune modulator, pengembangan robot layanan untuk ruangan dengan infeksi virus corona yang tinggi, dan smart infusion pump untuk memasukkan obat dalam tubuh pasien Covid-19.

“Prioritas ketiga dari Konsorsium Covid-19 adalah berfokus pada pengkajian dan pengembangan obat dan vaksin termasuk avigan, chloroquine, dan lainnya,” urai Bambang.

Saat ini tim Konsorsium Covid-19 Kemenristek telah menyiapkan beberapa inovasi, salah satunya LIPI telah membuat prototipe Airborne Sterilizer yang mampu mengeluarkan nano zone yang dapat menangkap dan menghancurkan virus corona SARS-Cov-2.

LIPI dan lembaga non kementerian juga mengembangkan Mobile Disinfection Chamber atau tenda disinfeksi virus corona yang berfungsi sebagai alat sterilisasi untuk uang kertas dan logam. Lalu ada juga APD ramah lingkungan bagi tenaga medis seperti jas lab, penutup kepala, dan masker.

“LIPI saat ini juga sedang menguji beberapa tanaman herbal, maupun obat herbal yang potensial sebagai penguat sistem imun dan obat pencegah atau penghambat virus (antiviral) Covid-19,” jelas Bambang.

Bambang juga sempat menyinggung soal hasil screening aktivitas terhadap ratusan protein dan ribuan senyawa herbal yang berkaitan dengan mekanisme kerja virus corona SARS-Cov-2.

Hasil dari ribuan senyawa itu dinilai dapat berpotensi mencegah dan menghambat virus corona di antaranya, hesperidin, rhamnetin, kaempferol, kuersetin, dan myricetin yang terkandung dalam jambu biji merah, daun kelor, dan kulit jeruk.

Selain itu, Kemenristek juga memberikan bantuan berupa hand sanitizer yang diproduksi oleh BPPT dan LIPI, penyemprotan disinfektan menggunakan drone untuk beberapa wilayah perumahan, serta pemberitaan prototipe sterilization chamber di beberapa fasilitas umum.

Bantuan ini akan diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bentukan Presiden Joko Widodo. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: BRINCorona IndonesiaCOVID-19KemenristekDiktiLIPIVaksin Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.