• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Vietnam Lockdown Selama 15 Hari

by Redaksi Asiatoday
March 31, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Vietnam Lockdown Selama 15 Hari

Kota Ho Chi Minh, ibukota Vietnam. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, akhirnya memutuskan untuk mengisolasi negaranya secara nasional selama 15 hari ke depan.

Melansir Bloomberg, Selasa (31/3/2020), selama lockdown diterapkan, masyarakat harus tinggal di rumah dan diperbolehkan ke luar hanya untuk tujuan penting misalnya membeli makanan, obat, mengakses layanan kesehatan, dan bekerja di perusahaan yang diizinkan beroperasi oleh pemerintah.

Selain itu, masyarakat dilarang untuk berkumpul lebih dari dua orang, kecuali sekolah, rumah sakit, dan kantor yang diperbolehkan untuk tetap beroperasi.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Lebih lanjut, Nguyen Xuan Phuc juga menginstruksikan Kementerian Transportasi dan otoritas lokal untuk menangguhkan operasional transportasi umum dan membatasi perjalanan antarprovinsi.

Perjalanan dari kawasan yang sudah dilaporkan sebagai zona merah ke kota-kota lainnya dilarang, kecuali yang bertujuan mengantarkan makanan, memfasilitasi perjalanan pekerja, dan angkutan yang membawa material produksi.

Phuc memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk memperluas pusat karantina dan meminta Kementerian Perdagangan serta otoritas lokal menjaga pasokan bahan-bahan pokok bagi masyarakat selama karantina.

Sebelumnya, pemerintah telah meminta semua bisnis di Vietnam mulai dari restoran hingga gym untuk tutup. Sejauh ini, Vietnam mengkonfirmasi jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 204 dan 55 sudah dinyatakan sembuh.

Akibat wabah ini, ekonomi Vietnam terpukul cukup dalam sehingga pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 3,82 persen pada kuartal pertama tahun ini. Beberapa sektor penting, misalnya pariwisata dan manufaktur, mengalami penurunan signifikan. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19Vietnam
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.