ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rusia, kembali akan menggelar Festival Indonesia ke-4 di Moskow, Rusia pada 2-4 Agustus 2019 dengan tema “Visit Wonderful Indonesia: Enjoy Our Tropical Paradise”.
“Festival ini ditargetkan dikunjungi oleh sekitar 140 ribu warga Rusia,” ujar Duta Besar RI untuk Rusia Wahid Supriyadi melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (27/7/2019).
Festival Indonesia ke-4 ini akan berlangsung di salah satu taman yang luas dan berlokasi strategis di pusat kota Moskow dan tidak jauh dari kantor pemerintah Federasi Rusia, yaitu Taman Krasnaya Presnya.
Festival tersebut akan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah Indonesia, para pelaku usaha termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), tim kesenian, media.
Menurut Dubes Wahid, Festival Indonesia ke-4 akan memberikan kesempatan bagi berbagai daerah dan perusahaan Indonesia untuk mempromosikan potensinya masing-masing dan menjalin kerja sama dengan mitra bisnis di Rusia.
Selanjutnya, festival itu akan menampilkan berbagai produk Indonesia, seperti kopi, pakaian, aksesoris, kuliner nusantara, kerajinan, dan lainnya.
Selain itu, Dubes Wahid mengatakan bahwa pada festival itu akan diadakan berbagai pagelaran seni dan budaya dari berbagai daerah Indonesia, seperti lagu, tarian, permainan alat musik, dan wayang kulit.
Festival Indonesia tahun ini di Moskow juga akan dimeriahkan dengan kelas tari dan alat musik tradisional, lokakarya batik, kelas Bahasa Indonesia, fashion show dari para perancang busana Indonesia, kelas memasak kuliner nusantara.
Sebelumnya, Festival Indonesia ke-3 pada 3-5 Agustus 2018 dikunjungi lebih dari 135 ribu warga Rusia.
Festival Indonesia ke-4 diharapkan akan lebih besar dan meriah dari festival sebelumnya karena bertepatan dengan menyongsong peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.
Festival Indonesia merupakan ajang promosi perdagangan, investasi, pariwisata dan seni budaya secara terpadu sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia di Rusia.
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Federal Custom Service Rusia, nilai perdagangan bilateral Indonesia-Rusia pada 2018 mencapai 2,58 miliar dolar AS.
Sementara pada kwartal pertama tahun 2019, total perdagangan kedua negara mencapai 552,5 juta dolar AS. Ekspor Indonesia ke Rusia mencapai 400 juta dolar AS, sedangkan impor Indonesia dari Rusia sebesar 150 juta dolar AS.
Selanjutnya, berdasarkan data BKPM RI, investasi Rusia di Indonesia pada 2018 hanya sebesar 2,2 juta dolar AS. Kecilnya nilai investasi tersebut disebabkan oleh banyaknya investasi Rusia yang dilakukan melalui negara ketiga – seperti Singapura – serta ketidakstabilan global.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong terselenggaranya event Festival Indonesia Moskow (FIM) 2019.
Keterlibatan Kemenpar dalam event yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow tersebut seiring dengan dampak positif dari meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dari Rusia.
Direktur Pengembangan Pariwisata untuk Regional Eropa Kemenpar, Agustini Rahayu mengatakan bahwa Rusia merupakan negara yang menjadi fokus penting dari 55 negara yang ada di Eropa lainnya dalam konteks mempromosikan ‘Wonderful Indonesia’.
“Festival Indonesia tersukses dan terbesar adalah di Moskow. Tujuannya paling inline dengan Kemenpar,” ujar Ayu.
Menurut Ayu, angka pertumbuhan peningkatan wisman dari Rusia ke Indonesia bukanlah angka yang sedikit.
Oleh sebab itu, Kemenpar sangat mendorong event FIM 2019 untuk kemudian memberi dampak positif terhadap pertumbuhan kunjungan wisman dari Rusia ke Indonesia.
Adapun, bentuk dukungan yang diberikan oleh Kemenpar cukup beragam, diantaranya dalam hal aktivasi promosi, serta dari segi performance panggung. (Lis)
,’;\;\’\’
