• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kematian akibat Covid-19 Meledak di Prancis, 833 Tewas dalam Sehari

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kematian akibat Covid-19 Meledak di Prancis, 833 Tewas dalam Sehari

Negara Prancis. Ist

ASIATODAY.ID, PARIS – Angka kematian akibat pandemi coronavirus (Covid-19) di Prancis mengalami peningkatan pesat.

Prancis mencatat tambahan 833 kematian sepanjang Senin 6 April. Jumlah harian tersebut merupakan yang tertinggi sejak covid-19 mulai mewabah di Prancis.

Dengan tambahan angka kematian tersebut, otoritas kesehatan Prancis mencatat total jumlah korban covid-19 kini mencapai 8.911 jiwa. Sedangkan total jumlah infeksinya kini telah melampaui 98 ribu.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kita belum mencapai puncak dari lonjakan epidemi ini,” kata Menteri Kesehatan Olivier Veran, memperingatkan kepada seluruh masyarakat Prancis, dilansir dari BBC, Selasa (7/4/2020).

Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins per hari ini, Selasa 7 April 2020, jumlah infeksi covid-19 di Prancis menyentuh angka 98.963 dengan 8.926 kematian dan 17.428 pasien sembuh.

Angka kematian harian di Italia juga melonjak lagi pada Senin kemarin, setelah sempat menurun selama beberapa hari. Sementara di Spanyol, angka kematian akibat covid-19 terus menurun selama empat hari berturut-turut.

Data Kemenkes Prancis pada Senin malam menunjukkan bahwa 605 orang meninggal akibat covid-19 di rumah sakit dalam 24 jam, dan tambahan 228 lainnya meninggal dunia di sejumlah panti jompo.

“Ini semua belum berakhir. Masih jauh dari kata berakhir. Angka-angka yang telah saya umumkan menunjukkan hal tersebut,” tegas Veran.

“Tetap diam di dalam rumah, dan lanjutkan isolasi,” sambungnya.

Meski mencatat angka kematian harian tertinggi, terdapat pula berita baik dari Prancis. Kini, jumlah orang yang dirawat akibat covid-19 di unit perawatan intensif di Prancis hanya meningkat 1,3 persen menjadi 7.072.

Veran mengatakan pemerintah akan memulai “operasi masif” untuk memeriksa semua panti jompo, yang menyumbang 27 persen dari total jumlah korban akibat covid-19 di Prancis. (ATN)

Tags: Corona EropaCoronavirusCOVID-19Prancis
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.