• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lockdown Dicabut, Masyarakat di Wuhan Nikmati Kebebasan

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lockdown Dicabut, Masyarakat di Wuhan Nikmati Kebebasan

Masyarakat di Wuhan mulai beraktifitas di luar rumah. Ist

ASIATODAY.ID, WUHAN – Masyarakat di Kota Wuhan, China akhirnya menikmati kebebasan setelah 76 hari ‘terpenjara’ akibat pandemi coronavirus (Covid-19).

Pasalnya, penutupan wilayah secara menyeluruh atau lockdown di kota itu kini resmi dicabut pada Rabu 8 April 2020.

Warga Wuhan pun menyambut gembira dan melakukan selebrasi sebagai tanda bahagia.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Memasuki Rabu dini hari, warga Wuhan kini bisa bebas bepergian ke wilayah lain tanpa perlu memperlihatkan surat izin khusus. Namun, mereka tetap diwajibkan memasang aplikasi pemantau milik pemerintah di telepon genggam.

Melansir dari TIME, pencabutan lockdown dirayakan dengan pertunjukan cahaya di dua sisi Sungai Yangtze. Deretan gedung pencakar langit dan jembatan menyala serta memancarkan sejumlah gambar animasi pekerja kesehatan yang sedang menangani pasien covid-19.

Terdapat pula gambar animasi yang memperlihatkan tulisan “kota heroik,” istilah Presiden China Xi Jinping untuk Wuhan. Di sepanjang tepi sungai dan jembatan, warga Wuhan beramai-ramai mengibarkan bendera dan terus mengucapkan yel-yel serta menyanyikan lagu kebangsaan China.

Dalam sebuah editorial di People’s Daily, China memperingatkan warga untuk tidak berlebihan dalam merayakan pencabutan lockdown.

“Hari ini, yang telah dinanti banyak orang, memang menyenangkan. Tapi, ini bukanlah penanda kemenangan akhir,” tulis editorial di surat kabar tersebut.

“Saat ini, kita boleh merasa senang karena Wuhan telah dibuka kembali, tapi kita tidak boleh bersantai,” lanjutnya.

Covid-19 pertama kali muncul di Wuhan, ibu kota dari provinsi Hubei, pada akhir Desember 2019. Virus itu kini telah menyebar di lebih dari 190 negara dan wilayah di hampir semua penjuru dunia.

Lockdown di Wuhan telah menjadi model yang diterapkan di sejumlah negara lain seperti Italia, Spanyol, dan juga Prancis. Lockdown bertujuan menekan angka penyebaran covid-19.

Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Rabu pagi, total infeksi covid-19 di China kini mencapai 82.718 dengan 3.335 kematian dan 77.410 pasien sembuh. (ATN)

Tags: ChinaChina VirusCoronavirusCOVID-19Pandemic BondWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.