• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Ilmuwan Australia Berhasil Lacak Virus Corona di Kawasan Geografis

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilmuwan Australia Berhasil Lacak Virus Corona di Kawasan Geografis

Para iilmuwan CSIRO Australia. Ist

ASIATODAY.ID, CANBERRA – Para ilmuwan dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO) dan University of Queensland (UQ) Australia baru saja menuntaskan tahap awal dalam mengembangkan sistem pengawasan virus corona (Covid-19) dengan melacak keberadaan virus di air limbah.

Inovasi ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan sistem yang mampu menelusuri keberadaan Covid-19 di kawasan geografis.

“Harapan nanti kami mampu tidak hanya mendeteksi kawasan geografis tempat Covid-19 berada, tetapi perkiraan jumlah orang terinfeksi, tanpa tes dari perseorangan di satu lokasi. Ini akan memberi masyarakat perasaan yang lebih baik tentang seberapa benar kami mencegah pandemi ini,” terang Kepala Eksekutif CSIRO, Larry Marshall, melansir Antara, Jumat (17/4/2020).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Menteri Kesehatan Greg Hunt berulang kali menyatakan bahwa pemerintah federal, negara bagian, dan wilayah tidak dapat berpuas diri pada respons mereka terhadap pandemi.

“Eksperimen pengawasan air limbah Covid-19 sangat membesarkan harapan dan berpotensi memperkuat respons lebih lanjut Australia terhadap pandemi global,” terangnya.

“Program nasional yang didasarkan pada penelitian ini dapat menambahkan rangkaian tindakan yang lebih luas, yang dapat digunakan pemerintah kami dalam mengidentifikasi dan membendung Covid-19,” tandasnya.

Sejauh ini tercatat sekitar 6.400 kasus Covid-19 di Australia, menurut Departemen Kesehatan. (ATN)

Tags: AustraliaCommonwealth Scientific and Industrial Research OrganizationCOVID-19CSIROUniversity of Queensland
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.