• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Di Amerika, 4.500 Orang Tewas dalam Sehari, Trump Perintahkan Lockdown Dibuka

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Di Amerika, 4.500 Orang Tewas dalam Sehari, Trump Perintahkan Lockdown Dibuka

Korban Jiwa di Amerika terus bertambah. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Korban jiwa akibat pandemi coronavirus (Covid-19) di Amerika Serikat masih terus berjatuhan. Dalam 24 jam, kematian di negeri itu mencapai 4.491 jiwa.

Jumlah tersebut menjadi yang paling tinggi dalam sehari sejauh ini. Namun, angka ini bisa saja termasuk mereka yang meninggal bukan karena covid-19.

Pada Kamis malam waktu setempat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mencatat sudah 31.071 kematian akibat wabah ini. AS memiliki angka kematian tertinggi, diikuti Italia, Spanyol dan Prancis.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana untuk membuka kembali ekonomi Negeri Paman Sam.

“Para gubernur bisa kembali membuka lockdown secara bertahap di wilayah Anda,” kata Trump, melansir CNA, Jumat (17/4/2020).

Namun, sepertinya permintaan tersebut tidak didengarkan para gubernur. Sebanyak 7 negara bagian di Amerika Serikat (AS) pada Kamis 16 April memutuskan memperpanjang penutupan menyeluruh atau lockdown hingga 15 Mei.

Gubernur New York Andrew Cuomo memperpanjang masa karantina di rumah selama dua minggu lagi. Meskipun ada tren penurunan dalam metrik utama yang menunjuk pada stabilisasi dalam wabah di negara bagian New York.

Dia mengatakan, memperluas batasan pada bisnis dan kehidupan sosial dalam koordinasi dengan 6 negara tetangga yang setuju untuk mengambil pendekatan regional untuk membuka kembali. (ATN)

Tags: Amerika SerikatCoronavirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.