• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Covid-19 Merebak, Kerusuhan Pecah di Penjara Argentina

by Redaksi Asiatoday
April 25, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Covid-19 Merebak, Kerusuhan Pecah di Penjara Argentina

Para narapidana di Argentina minta dibebaskan. Foto : AFP

ASIATODAY.ID, BUENOS AIRES – Kerusuhan pecah di sebuah penjara di Buenos Aires, Argentina. Para narapidana di penjara Villa Devoto itu mengamuk dan memprotes kondisi penjara yang rentan terpapar coronavirus (Covid-19) sehingga membahayakan keselamatan mereka.

Para narapidana menuntut dibebaskan sebelum mereka terjangkit virus mematikan itu.

Melansir Voice of America, Sabtu 25 April 2020, sekelompok narapidana terlihat mengacungkan pisau dan juga tombak buatan tangan di lantai atap penjara. Sebagian lainnya terlihat mengibarkan sebuah bendera bertuliskan “Kebebasan” dalam Bahasa Spanyol.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Menurut otoritas Buenos Aires, sipir penjara Villa Devoto sudah berusaha menggelar dialog langsung dengan narapidana.

Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah kerusuhan di penjara Argentina meningkat. Lonjakan kasus diduga terjadi karena berbagai polemik seputar pandemi covid-19.

Lebih dari 1.000 narapidana dari delapan lembaga pemasyarakatan di Buenoes Aires sedang menjalani mogok makan. Para narapidana mendesak otoritas setempat agar mengizinkan mereka menjadi tahanan rumah.

Menurut mereka, menjadi tahanan rumah dapat meminimalisasi risiko tertular covid-19.

Beberapa hari lalu, pengadilan tinggi di Argentina merekomendasikan agar narapidana kasus kejahatan ringan diberi opsi penahanan alternatif, termasuk menjadi tahanan rumah.

Berdasarkan data Worldometers pada Sabtu ini, total infeksi covid-19 di Argentina telah melampaui 3.600 dengan 176 kematian dan 976 pasien sembuh. (ATN)

Tags: ArgentinaLapas CibinongLapas IndonesiaRutan Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.