• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Arab Saudi-China Sepakat Kolaborasi Atasi Pandemi Covid-19

by Redaksi Asiatoday
April 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Arab Saudi-China Sepakat Kolaborasi Atasi Pandemi Covid-19

Penandatanganan Perjanjian kerja sama antara Perusahaan Kingdom's National Unifief Procurement (NUPCO) dan Institut Genome Beijing, China. Ist

ASIATODAY.ID, JEDDAH – Arab Saudi dan China sepakat berkolaborasi untuk menangani pandemi coronavirus (Covid-19). Kesepakatan itu ditandatangani pada Minggu, 26 April 2020.

Dalam kesepakatan yang bernilai USD265 juta atau sekitar Rp4,1 triliun itu, China akan memasok Arab Saudi dengan 9 juta alat uji coronavirus (covid-19), 500 teknisi dan enam alat tes laboratorium.

Perjanjian antara Perusahaan Kingdom’s National Unifief Procurement (NUPCO) dan Institut Genome Beijing, China ini akan memungkinkan Arab Saudi melakukan 60.000 tes dalam sehari. Beberapa di antaranya akan dilakukan di laboratorium tiup yang unik.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Para ahli dari China juga akan melatih staf medis Arab Saudi dalam menguji covid-19. Nantinya, keahlian para staf akan dinilai.

“Banyaknya tes yang diatur dalam perjanjian ini jelas menunjukkan bahwa Arab Saudi sedang berlomba melawan waktu untuk mendiagnosis kasus covid-19 dan bekerja untuk mengisolasi mereka dengan cara mengurangi risiko dari pandemi ini,” kata ketua komite negosiasi dan pembelian Arab Saudi Abdullah Al-Rabeeah, dilansir dari Arab News, Senin (27/4/2020).

Penandatanganan perjanjian antara kedua perusahaan disaksikan oleh Al-Rabeeah dan Duta Besar China untuk Arab Saudi Chen Weiqing.

“Terlepas dari jarak kedua negara, solidaritas, kerja sama, persahabatan, dan bantuan timbal balik diwariskan dalam budaya tradisional kedua bangsa. Ini membuat persahabatan tulus kedua bangsa semakin kuat di masa sulit ini,” ujar Weiqing.

Kesepakatan ini juga mencakup laboratorium Huo Yan, yang memiliki struktur kubah udara modular yang dibangun untuk mendukung kemampuan penyaringan dan deteksi. Laboratorium karet ini dapat diangkut lewat udara.

“Laboratorium Huo Yan adalah kerja sama penting kedua negara dalam memerangi pandemi,” ujarnya.

Arab Saudi juga telah membeli alat uji dan pereaksi kimia dari Amerika Serikat, Swiss, dan Korea Selatan.

Arab Saudi mencatat 17.522 kasus positif covid-19. Jumlah kematian di negara itu kini menjadi 139 orang. (ATN)

Tags: Arab SaudiChinaCoronavirusCOVID-19Institut Genome Beijing
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.