• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Ekspor 1,5 Ribu Ton Serabut Kelapa ke China, Jepang, Korea, Sri Lanka dan Jerman

by Redaksi Asiatoday
April 30, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Saatnya Rempah Indonesia Berjaya di Pasar Asia, Eropa dan Amerika

Ekspor Indonesia melalui laut. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan sertifikasi terhadap 100 ton serabut kelapa produksi asal Jawa Barat yang akan diekspor ke China.

Total nilai ekspor serabut kelapa yang berasal dari petani Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran ini mencapai Rp396 juta.

Kepala Karantina Pertanian Tanjung Priok Purwo Widiarto menyerahkan langsung sertifikat kesehatan tumbuhan atau Phytosanitary Certificate (PC) sebagai persyaratan protokol ekspor negara tujuan kepada PT Nusantara Sukses Sentosa, di Depo DNS Cakung, Jakarta Utara, Selasa, 28 April 2020.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Penyerahan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran covid-19.

Purwo menjelaskan, dari data periode Januari-April 2020, ekspor serabut kelapa mencapai 1,5 ribu ton senilai Rp8 miliar, dengan negara tujuan terbanyak adalah China yang disusul Jepang, Korea Selatan, Sri Lanka, dan Jerman.

“Selama 4 bulan terakhir, ekspor serabut kelapa terus menunjukkan peningkatan setiap bulannya. Fenomena ini menggeser stigma bahwa serabut yang dulu dianggap limbah, kini malah mampu menyumbang devisa bagi negara,” jelas Purwo, melalui keterangan tertulis, Rabu (29/4/2020).

Menurut Stanley Aliwarga, selaku pihak yang dikuasakan oleh PT Nusantara Sukses Sentosa, serabut kelapa meski termasuk dalam salah satu jenis limbah, namun dapat dimanfaatkan menjadi banyak hal, seperti sebagai media tanam di Korea dan Jepang.

Di Jerman, sejumlah perusahaan otomotif menggunakan sabut kelapa sebagai salah satu bahan baku jok mobil. Selain itu, sabut kelapa dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan, bahan bakar, pupuk organik dan briket, dan sebagai komponen alat penyaring air.

“Sejak awal tahun ini sesuai permintaan China, kami sudah mengekspor serabut kelapa yang telah disertifikasi oleh pihak Karantina Pertanian Tanjung Priok sebanyak 304 ton. Jika dirupiahkan sekitar Rp1,2 miliar,” terang Stanley.

Berdasarkan data otomasi karantina pertanian periode sepanjang 2019, serabut kelapa banyak diekspor ke China dengan volume 5,4 ribu ton, sebanyak 100 kali pengiriman. Lalu tujuan ke Jepang dengan frekuensi pengiriman sebanyak 16 kali dan volume 972 ton.

Kemudian tujuan Korea Selatan dengan volume 419 ton yang dikirim sebanyak 29 kali. Tujuan Thailand dengan volume 164 ton yang dikirim sebanyak dua kali. Korea Utara sebanyak 18 ton dengan satu kali pengiriman.

Begitu juga Sri Lanka yang dikirim sebanyak dua kali dengan volume enam ton. Selanjutnya ekspor tujuan Afrika Selatan dengan volume dua ton, dan Jerman 0,25 kg dengan masing–masing satu kali pengiriman.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menegaskan akan terus menjamin komoditas pertanian sehat, aman, serta memberikan pelayanan fasilitasi ekspor komoditas pertanian untuk memenuhi permintaan pasar ekspor meski di tengah pandemi covid-19.

“Kami siap mengawal agar produk ekspor agar lancar, sehat, aman dan berdaya saing. Begitu juga sebaliknya, produk pertanian yang masuk harus sehat, aman, dan layak dikonsumsi,” tandas Jamil. (AT Network)

Tags: Ekspor IndonesiaKementanPT Nusantara Sukses SentosaSerabut Kelapa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.