• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO Prediksi Wabah Covid-19 Bisa Tewaskan 190 Ribu Jiwa di Afrika

by Redaksi Asiatoday
May 9, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
WHO : Virus Corona di China Bernama   COVID-19, Vaksinnya akan Tersedia 18 Bulan Kedepan 

World Health Organization (WHO). ist

ASIATIDAY.ID, JEEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi wabah coronavirus (covid-19) bisa menewaskan sekitar 190 ribu jiwa di seantero benua Afrika jika langkah-langkah penanganan krusial berakhir gagal. WHO menyebut angka tersebut bisa saja tercapai di tahun pertama pandemi covid-19.

Riset WHO juga memprediksi wabah covid-19 dapat berlangsung selama beberapa tahun di Afrika.

“Wabah Covid-19 itu kemungkinan akan menyebar di sejumlah hotspot di benua Afrika,” ujar kepala WHO cabang Afrika, Matshidiso Moeti, melansir BBC, Sabtu (9/5/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Virus ini dapat menjadi bagian dalam kehidupan kita dalam beberapa tahun ke depan, kecuali jika langkah proaktif dilakukan banyak pemerintah di kawasan ini,” lanjutnya.

“Kita perlu melakukan tes, pelacakan, isolasi, dan pengobatan,” tegas Moeti.

Berdasarkan data Worldometers pada Sabtu 9 Mei 2020, total kasus covid-19 di benua Afrika hampir mencapai 60 ribu dengan 2.164 kematian dan 19.839 pasien sembuh. Total infeksi aktif covid-19 di Afrika kini mencapai 37.121, dengan 223 berada dalam kondisi kritis.

Meski angka kasus dan kematiannya relatif lebih rendah dari benua lain, sejumlah pakar WHO menilai penularan covid-19 di Afrika memang cenderung lamban.

Walau demikian, Afrika dinilai sebagai benua rentan karena sejumlah negara tidak memiliki fasilitas kesehatan memadai untuk menangani pandemi covid-19.

Estimasi dan peringatan WHO disampaikan saat negara terpadat di Afrika, Nigeria, dan juga Afrika Selatan serta Pantai Gading, mulai memperlonggar kebijakan penguncian wilayah (lockdown) terkait pandemi covid-19.

Berdasarkan riset dan studi terbaru WHO, sebanyak 29 juta hingga 44 juta orang di Afrika rentan terinfeksi covid-19 di tahun pertama pandemi. Dalam periode yang sama, 83 ribu hingga 190 ribu orang berpotensi meninggal.

Estimasi WHO didasarkan pada model prediksi, yang difokuskan pada 47 negara Afrika dengan total populasi satu miliar jiwa — Mesir, Libya, Tunisia, Maroko, Eritrea, Sudan, Somalia, dan Djibouti tidak termasuk.

Kasus covid-19 tercatat di semua negara Afrika kecuali Lesotho. Afsel memiliki jumlah kasus tertinggi covid-19, yakni lebih dari 8.895 dengan 178 kematian. Sementara angka kematian tertinggi di Afrika berada di Mesir dengan 503. (ATN)

Tags: Asia AfrikaCorona AfrikaCoronavirusCOVID-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.