• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Dukung Wisata, Pelabuhan Benoa Didorong Buka Akses Ekspor-Impor

by Redaksi Asiatoday
July 31, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dukung Wisata, Pelabuhan Benoa Didorong Buka Akses Ekspor-Impor

ASIATODAY.ID, DENPASAR – Sebagai daerah wisata, potensi Bali sangat memungkinkan untuk didorong menjadi penopang ekonomi nasional. Karena itu, berbagai terobosan terus digali, salah satunya memperkuat posisi perdagangan untuk tujuan ekspor dan impor.

Salah satu upaya yang kini sedang dirintis, bagaimana menjadikan Pelabuhan Benoa menjadi jalur ekspor dan impor.

Wakil Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Logistik & Forwonder Indonesia ALFI-ILFA Bali, Rudy Siregar mengatakan selain menentukan persaingan nilai jual produk industri lokal penopang sektor pariwisata, ketersedian Pelabuhan Ekspor-Impor akan mempercepat pengiriman produk ekspor ke negara pasar.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurutnya, Bali sebagai tujuan wisata dunia memiliki potensi produk kerajinan dan perikanan. Produksi industri di Bali cukup besar untuk penopang sektor pariwisata.

Ia menjelaskan sektor pariwisata Bali bahkan dijadikan tempat pemasaran produk kerajinan dari provinsi lain di Indonesia.

”Bali mampu menjadi etalase berbagai produk indonesia untuk di ekspor ke luar negeri,” terang Rudy melalui keterangan tertulisnya, Selasa (30/7/2019).

Untuk meningkatkan daya saing produk tersebut kata dia, harus diikuti dengan biaya logistik yang ekonomis dan efisien. Ini dengan harapan biaya ekspor dan impor dari dan ke luar negeri yang dapat ditekan.

Dengan demikian, ini akan mampu mendorong persaingan produk industri dari Bali dengan produk industri negara lain. Daya saing meningkatkan, harapan Pemprov Bali dan pemerintah pusat untuk peningkatan ekspor bisa dicapai secara maksimal.

Ketika ke depan, Pelabuhan Benoa bisa dimaksimalkan, pengusaha Logistik di Bali tentu akan bergairah. Ini karena akan dapat menangani proses angkutan Cargo Logistik secara keseluruhan.

”Oleh sebab itu, kami berharap pemerintah dan pihak regulator untuk mendorong terwujudnya rencana tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Logistik & Forwonder Indonesia ALFI-ILFA Bali, I Gusti Nyoman Rai mengatakan Dewan Pengurus Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Bali sedang mendorong kemudahan rute pelayaran pengiriman jasa forwarder langsung dari Pelabuhan di Bali ke Singapura. Perusahaan forwader berharap kemudahan rute pelayaran ini untuk memudahkan biaya losgistics.

“Pengusaha jasa forwarder terus mendorong pertumbuhan logistik. Di sisi lain, pemerintah diharapkan bisa memberikan kebijakan kemudahan rute untuk efisiensi biaya pengiriman dari jasa forwarder,” terangnya.

Director PT Prathama Line Logistics menjelaskan jasa forwader selama ini diwajibkan membawa barang ekspor dari Pelabuhan Benoa ke Surabaya. Dari Surabaya barang ekspor baru dikirim ke Singapura. Dari Singapura baru menuju negara tujuan seperti Amerika, Eropa atau Afrika.

”Pelaku ekspor Bali sangat mengharapkan rute pelayaran langsung Pelabuhan di Bali -Singapura bisa terwujud, ini dikarenakan akan terjadi efisiensi biaya dalam pengiraman dan pelayaran,” tandas Gusti Nyoman Rai. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: ImporPelabuhan Benoa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.