• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Accor Group Hotel Pangkas 800 Pekerja di Timur Tengah dan Afrika

by Redaksi Asiatoday
May 27, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Accor Group Hotel Pangkas 800 Pekerja di Timur Tengah dan Afrika

Accor Group Hotel. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemilik jaringan hotel, Accor SA, memangkas 800 tenaga kerja di Timur Tengah dan Afrika sebagai dampak pandemi coronavirus (Covid-19).

Chief executive officer Accor wilayah Timur Tengah dan Africa, Mark Willis, mengatakan, sebagian besar dari 25.000 karyawannya yang bekerja di wilayah tersebut dirumahkan atau mendapat pengurangan jam kerja.

“Meskipun lingkungan global tetap sulit bagi industri, tanda-tanda positif mulai muncul di Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi,” katanya, dilansir dari Bloomberg, Rabu (27/5/2020).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Anda dapat merasakan gelombang positif di Dubai khususnya,” sambungnya.

Negara-negara Teluk Arab telah mulai mengurangi langkah-langkah pembatasan. Arab Saudi berencana untuk mengurangi pembatasan secara bertahap dan kembali normal pada 21 Juni.

Sementara itu, Dubai memperpendek pembatasan pada pergerakan malam hari dan memungkinkan bisnis seperti tempat olahraga dan bioskop dibuka kembali. Kuwait juga mengumumkan tidak akan memperpanjang jam malam.

Meski begitu, firma riset STR Global memperkirakan bahwa 30 persen tenaga kerja di industri perhotelan Dubai akan hilang selama musim panas hingga permintaan kembali pulih.

Willis mengatakan meskipun hotel di UEA telah penuh dengan kapasitas yang berkurang, Accor tidak berencana untuk menaikkan harga untuk saat ini.

“Jelas harga didorong oleh permintaan dan selama 6 bulan ke depan, 9 bulan sebelum kita kembali ke kondisi normal, permintaan itu akan kembali, tetapi akan kembali dengan lambat,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Accor GroupAfrikaArab SaudiUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.