• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Pariwisata Maladewa Kembali Dibuka untuk Wisatawan

by Redaksi Asiatoday
June 5, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Resort di Maladewa Sepi, Ratusan Pekerja Indonesia Dipulangkan

Resort di Maladewa (Maldives). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Republik Maladewa (Maldives) segera membuka kembali pantai-pantainya bagi para wisatawan, tentunya dengan menerapkan protokol Covid-19.

Menteri Pariwisata Maladewa Ali Waheed mengumumkan bahwa Maladewa akan dibuka kembali mulai 1 Juli.

“Kami berencana untuk membuka kembali perbatasan kami untuk pengunjung pada Juli 2020,” kata Ali melalui keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata Maladewa melansir Times of India, Kamis (4/6/2020).

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Negara ini siap menyambut wisatawan dari negara-negara Asia, termasuk India, China, Korea Selatan dan Sri Lanka, dan di Timur Tengah.

Sejumlah maskapai global seperti Emirates, Etihad, dan Qatar Airways juga disebutkan akan memulai operasi komersial dan wisatawan yang tiba dengan pesawat pribadi atau kapal pesiar juga diizinkan masuk ke negara itu.

Namun negara itu tidak akan menjamu tamu dari 12 negara, termasuk Spanyol, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa pengunjung yang datang ke negara itu tidak akan dikenakan biaya tambahan.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata setempat juga telah mengusulkan biaya visa turis tambahan dan biaya pendaratan, tetapi sesuai pedoman yang baru ini, tidak ada biaya tambahan akan dikenakan pada wisatawan.

“Kami juga ingin memastikan bahwa tamu-tamu kami tidak akan dikenakan biaya tambahan apapun saat masuk ke Maldives.”

Negara pulau Maladewa adalah salah satu negara yang sebagian besar mengandalkan pariwisata. Sesuai data, bidang industri pariwisata memiliki kontribusi sekitar 28 persen terhadap PDB negara tersebut.

Perbatasan negara Maladewa sempat ditutup bagi wisatawan akibat pandemi Covid-19 mulai Maret 2020. Hal ini membuat timbulnya kerugian besar karena anjloknya pendapatan dari sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata juga mengatakan bahwa negara itu tidak bisa tetap tertutup lama. Jadi pihak berwenang bersama dengan perwakilan industri sedang mempersiapkan pedoman untuk memulai kembali pariwisata di Maladewa mulai Juli. (AT Network)

Tags: MaladewaMaldives
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.