• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Amazon Web Services Kolaborasi WWF Indonesia untuk Konservasi Orangutan

by Redaksi Asiatoday
June 5, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Berlari dan Susur Sungai untuk Konservasi Orang Utan

Konservasi Orang Utan. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amazon Web Services (AWS) mengumumkan kolaborasi dengan World Wildlife Fund for Nature Indonesia (WWF-Indonesia), dalam program konservasi demi mencegah kepunahan satwa dilindungi yaitu orangutan.

Pengumuman kerja sama ini bertepatan dengan momentum perayaan Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni 2020 hari ini.

Teknologi AWS yang dimanfaatkan oleh WWF-Indonesia berupa teknologi Cloud dan Machine Learning bertugas dalam mengawasi hingga mengevaluasi ukuran dan tingkat kesehatan populasi Orangutan di habitat aslinya.

RelatedPosts

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Indonesia Seeks Global Investment to Transform National Park Conservation

The Hidden Cost of Indonesia’s Nickel Boom: Deaths, Pollution, and Rights Violations

Menurut WWF, populasi Orangutan di Kalimantan saat ini berkurang hingga lebih dari 50 persen dalam kurun waktu 60 tahun terakhir.

Spesies Orangutan sebagian besar tinggal di pepohonan dan hidup secara soliter. Hal ini menjadi tantangan bagi pegiat konservasi untuk mengetahui populasi orangutan yang masih tersisa secara akurat.

“Dengan penggunaan teknologi yang cermat dan tepat guna, inovasi ini akan membantu ahli di bidang biologi dan konservasi dalam memantau perilaku satwa liar sepanjang waktu secara efektif dan juga efisien dari segi biaya,” jelas Finance and Technology Director WWF-Indonesia Aria Nagasastra dalam keterangannya, Jumat (5/6/2020).

Dengan teknologi AWS, WWF-Indonesia menyebut kini bisa mengumpulkan foto secara otomatis dari ponsel pintar maupun kamera yang diaktifkan oleh gerakan di setiap basecamp. Foto tersebut kemudian dapat diunggah ke Amazon Simple Storage Service (Amazon S3) untuk keperluan analisis.

Dengan demikian, proses pemantauan yang lebih efektif, WWF-Indonesia mengaku dapat mengalokasikan sumber daya yang tersedia secara lebih optimal, guna meningkatkan upaya pemantauan dan berinvestasi lebih untuk upaya konservasi.

Sebelumnya, proses ini dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk menganalisis ribuan foto yang terkirim. Proses seperti ini disebut WWF-Indonesia memiliki potensi terjadi kesalahan besar akibat data yang diolah secara manual berjumlah besar.

Dengan teknologi AWS, WWF-Indonesia mengaku dapat menghemat waktu secara signifikan untuk masing-masing analisis, dari sebelumnya selama hingga tiga hari, kini untuk hanya membutuhkan waktu kurang dari sepuluh menit.

Selain itu, tingkat akurasi dan spesifisitas dalam tiap proses analisis juga diklaim WWF-Indonesia mengalami peningkatan, termasuk dalam hal pengukuran rasio gender dan umur, serta tingkat viabilitas masing-masing populasi.

Teknologi AWS disebut WWF-Indonesia mendukung mereka dalam memantau kondisi setiap satwa secara akurat dan cepat, termasuk kondisi terkait kehamilan, kesehatan, ataupun luka yang membutuhkan perawatan segera.

WWF-Indonesia mengungkapkan, pihaknya berencana untuk mengeksplorasi lebih lanjut pemanfaatan layanan Machine Learning lainnya, seperti Amazon Rekognition, yakni layanan imaji dan gambar untuk mendukung peningkatan kecepatan dan akurasi pada proses identifikasi dan pelacakan populasi orangutan yang ada. (ATN)

Tags: Amazon IncAmazon Web ServicesCenter for Orangutan ProtectionKonservasi Orang UtanOrangutanWWF Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.