• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Arab Saudi Kembali Berlakukan Jam Malam

by Redaksi Asiatoday
June 6, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Arab Saudi Kembali Menempati Posisi Istimewa di PBB

Negeri Arab Saudi. Ist

ASIATIDAY.ID, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi kembali memberlakukan jam malam untuk Kota Jeddah, menyusul adanya lonjakan kasus positif Covid-19.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengungkapkan hal itu dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/6/2020)

Dikatakan, berdasarkan update laporan hari ini, kasus positif Covid-19 di Saudi tercatat mencapai 2.591.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

“Ada lonjakan kasus hingga Saudi perketat jam malam dan berlakukan sejumlah aturan di Kota Jeddah,” terang Endang Jumali.

Sejak 5 – 7 Syawal (28-30 Mei), Saudi membuka aktivitas publik dari jam 06.00 sampai jam 15.00. Aturan ini diperlonggar sejak 8 Syawal (31 Mei) menjadi sampai jam 20.00. Ketentuan ini sedianya akan diberlakukan hingga 28 Syawal atau 20 Juni 2020.

“Hari ini diumumkan kalau mulai besok, Sabtu, 14 Syawal hingga 28 Syawal kembali diberlakukan ketentuan hanya sampai jam 15.00,” jelas Endang.

Selain itu lanjut Endang, Kemendagri Saudi juga kembali menerapkan sejumlah aturan, yaitu: larangan shalat jemaah di masjid, larangan masuk kantor pemerintahan dan swasta, serta penutupan kembali restoran. Termasuk juga larangan kumpul-kumpul lebih dari 5 orang.

Menurut Endang, kondisi ini akan berdampak pada jadwal dibukanya penerbangan internasional.

“Hingga saat ini, Saudi belum mengumumkan kapan penerbangan internasional akan mulai dibuka, termasuk penerbangan haji,” imbuhnya. (AT Network)

Tags: Arab SaudiCoronavirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.