• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Galang Kekuatan Negara ASEAN Tolak Rencana Aneksasi Israel

by Redaksi Asiatoday
June 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Siapkan Skenario Evakuasi WNI dari Iran

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia menggalang kekuatan negara ASEAN untuk menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Sikap ini penting disuarakan sebab rencana tersebut melanggar hukum internasional.

“Saya mengajak negara anggota ASEAN untuk dapat bertindak kolektif mendukung hak-hak Palestina dan menolak rencana aneksasi oleh Israel,” kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual, Rabu (24/6/2020).

Indonesia memandang, rencana aneksasi oleh Israel tersebut dapat memundurkan upaya diplomasi dan perdamaian serta melemahkan upaya ‘solusi dua negara’.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Retno juga mengungkapkan ketika mengikuti pertemuan luar biasa UNRWA yang merupakan badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina.

Dalam pertemuan tersebut, Retno menyampaikan Indonesia akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi keuangan bagi Palestina antara lain melalui UNRWA.

“Saat ini semua negara sedang menghadapi situasi yang tidak mudah karena pandemi, namun Indonesia masih memiliki hati dan komitmen untuk berbagi dan mendukung perjuangan Palestina termasuk kontribusi finansial kita bagi UNRWA,” imbuhnya.

Retno menjelaskan Extraordinary Virtual Ministerial Pledging Conference UNRWA dihadiri oleh Deputi Perdana Menteri, Menteri, Wakil Menteri dan Duta Besar dari 60 negara, dan juga Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, serta Lazarini.
 
Tujuan utama konferensi ini adalah untuk memperkuat kembali dukungan politis terhadap perjuangan bangsa Palestina dan menggalang dana bagi UNRWA.
 
UNRWA merupakan badan PBB yang didirikan 70 tahun lalu, dan saat ini menangani 5,5 juta pengungsi Palestina yang berada di Gaza, Tepi Barat, Yarusalem Timur, Yordania, Lebanon, dan Suriah.
 
Pelayanan UNRWA antara lain mencakup memfasilitasi pendidikan, kesehatan, bantuan darurat, micro finance, perlindungan, pembangunan dan berbagai pelayanan sosial lainnya. (ATN)

Tags: AseanIsraelPalestina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.