• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

IMF: Tren Penurunan Ekonomi Asia Bertahan hingga 2022

by Redaksi Asiatoday
July 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IMF: Tren Penurunan Ekonomi Asia Bertahan hingga 2022

Dana Moneter Internasional (IMF). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Dana Moneter Internasional (IMF) memandang tekanan di dalam output ekonomi Asia sebagai dampak pandemi Covid-19 akan bertahan hingga 2022.

Analisis ini sebagai peringatan tentang prospek pemulihan global setelah pandemi yang menyebabkan ekonomi dunia jatuh paling dalam sejak Depresi Hebat. Menurut IMF, Asia berkontribusi sekitar 68 persen pada pertumbuhan global pada 2019.

Pertumbuhan regional diperkirakan akan meningkat menjadi 6,6 persen tahun depan, tetapi tidak akan cukup untuk menggantikan semua output yang hilang karena krisis.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kami memproyeksikan output ekonomi Asia pada tahun 2022 menjadi sekitar 5 persen lebih rendah dibandingkan dengan tingkat yang diprediksi sebelum krisis, dan kesenjangan ini akan jauh lebih besar jika kita mengecualikan China,” kata Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Chang Yong Rhee, mengutip Bloomberg, Rabu (1/7/2020).

Bahkan ketika kebijakan pembatasan dilonggarkan, kegiatan ekonomi tidak mungkin kembali ke kapasitas penuh karena perubahan perilaku individu dan penerapan protokol kesehatan untuk menghindari penularan.

Pekan lalu, IMF memprediksi produk domestik bruto global menyusut 4,9 persen tahun ini, lebih dalam dari kontraksi 3 persen yang diprediksi pada April. Pada 2021, badan tersebut melihat pertumbuhan 5,4 persen, turun dari proyeksi sebelumnya 5,8 persen. Sementara itu, Asia diperkirakan berkontraksi sebesar 1,6 persen tahun ini.

Rhee mengatakan jika pertumbuhan kawasan itu sama negatifnya dengan seluruh dunia, maka perkiraan pertumbuhan global akan sekitar -7,6 persen.

Koordinasi erat antara bank sentral dan kementerian keuangan akan menjadi bagian penting dari respons kebijakan mengingat ruang terbatas untuk meminjam yang dihadapi banyak negara berkembang di Asia.

Opsi kebijakan yang bisa diambil yakni lebih memanfaatkan neraca bank sentral untuk menyalurkan pinjaman ke perusahaan-perusahaan kecil. Kontrol modal sementara mungkin diperlukan jika terjadi arus keluar yang besar.

Sementara arus keluar portofolio dari wilayah tersebut telah stabil, arus keluar bersih dibandingkan dengan krisis keuangan global tetap tinggi. Pemerintah juga perlu mengawasi pinjaman bahkan ketika lebih banyak pengeluaran krisis diperlukan.

“Mereka harus menggunakan stimulus fiskal dalam jangka pendek, tetapi melengkapinya dengan rencana reformasi jangka menengah yang kredibel untuk mengurangi utang yang terkait kekhawatiran. Itu akan membantu mempertahankan peringkat kredit negara,” kata Rhee. (ATN)

Tags: IMFPertumbuhan Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.