• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Vietnam Protes China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
July 3, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Vietnam Protes China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan

Latihan militer China di Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, HANOI – Kementerian Luar Negeri Vietnam telah melayangkan surat protes terhadap Pemerintah China setelah pasukan militernya menggelar latihan di Laut China Selatan.

Vietnam mengatakan latihan militer itu “merusak” hubungan China dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN).

Vietnam dan Filipina saat Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-36 pada Jumat minggu lalu menyampaikan kekhawatiran terhadap kemungkinan China memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 untuk meningkatkan aktivitas di Laut China Selatan, wilayah yang disengketakan China dengan beberapa negara di Asia Tenggara.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

China pada Rabu (1/7) memulai latihan militer yang digelar selama lima hari di perairan dekat Kepulauan Paracel. Perairan itu diklaim oleh Vietnam dan China. Latihan militer tersebut diumumkan pada 27 Juni oleh Badan Keamanan Maritim Hainan, provinsi di pesisir selatan China.

“Latihan militer China (di sekitar Paracel) merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan Vietnam,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang, saat jumpa pers, Kamis (2/7/2020) dikutip Reuters.

Latihan tersebut “membuat situasi semakin rumit dan merusak hubungan antara China dan ASEAN,” kata dia.

Hang mengatakan Vietnam telah menghubungi China dan melayangkan nota diplomatik yang menentang latihan militer itu.

“Kami meminta China berhenti mengulang aksi serupa di Laut China Selatan,” kata dia.

Amerika Serikat juga meminta China menghentikan “sikap merundungnya” di Laut China Selatan. AS menuduh Beijing menggunakan pandemi COVID-19 sebagai alat untuk menutupi aksinya di Laut China Selatan. Pasalnya, aktivitas Angkatan Laut China di perairan tersebut cukup tinggi.

Vietnam pada awal April 2020 mengatakan salah satu kapal ikannya ditenggelamkan oleh kapal pengawas laut China.

China menyebut klaim Vietnam di Laut China Selatan ilegal dan “akan gagal”. (ATN)

Tags: AseanChinaLaut China SelatanVietnam
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.