• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Para Ilmuwan Desak WHO Umumkan Covid-19 Menyebar Melalui Udara

by Redaksi Asiatoday
July 6, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
WHO: Amerika Selatan Kini Jadi Episentrum Baru Covid-19

Markas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ratusan ilmuwan mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merevisi pernyataannya bahwa wabah coronavirus (Covid-19) hanya bisa ditularkan melalui droplet.

Sebelumnya WHO mengatakan, penyebaran utama Covid-19 yakni dari orang ke orang melalui tetesan atau cairan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang sudah terinfeksi Covid-19 seperti melalui batuk, bersin, atau berbicara.

Melansir CNA, Senin (6/7/2020), para ilmuan menyatakan bahwa Covid-19 bisa menginfeksi manusia melalui udara. Virus itu melayang dan hidup di udara.

RelatedPosts

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Indonesia Seeks Global Investment to Transform National Park Conservation

Dalam sebuah surat terbuka kepada WHO, yang rencananya akan dipublikasikan oleh para jurnalis dalam jurnal ilmiah pekan depan, 239 ilmuwan di 32 negara menguraikan bukti yang menunjukkan partikel Covid-19 lebih kecil dapat menginfeksi manusia.

Apakah Covid-19 ada di udara setelah orang yang terinfeksi bersin, atau dihembuskan dalam jumlah yang jauh lebih kecil kemudian tersebar di ruangan, para ilmuwan meyakini virus itu akan hidup di udara dan kemudian menginfeksi ketika orang lain menghirup udara tersebut.

Menanggapi hal ini, WHO mengatakan bukti virus yang melayang di udara tidak meyakinkan.

“Terutama dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menyatakan beberapa kali bahwa kami menganggap penularan melalui udara sebagai hal yang mungkin tetapi tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat atau bahkan jelas,” ujar Dr Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis pencegahan dan pengendalian infeksi WHO, dikutip dari New York Times. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.