• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekspor Batu Bara, Bukit Asam Bidik Pasar Asia

by Redaksi Asiatoday
July 14, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bukit Asam Target Produksi Batu Bara 50 Juta Ton di 2024

PT Bukit Asam Tbk naikkan target produksi Tambang Batu Bara 50 juta ton tahun 2024. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA melirik pasar ekspor batu bara baru, khususnya di negara-negara Asia seperti Brunei Darussalam, Taiwan, Vietnam, Filipina, dan Thailand.

Menurut Sekretaris PTBA Apollonius Andwie, pihaknya akan lebih gencar memasarkan ke negara-negara baru. Pasalnya, ekspor batu bara ke negara langganan seperti India dan China sedang terhambat akibat lockdown.

“Pasar mengalami tekanan dalam beberapa bulan ini. Pasar yang paling besar India dan sekarang terpapar covid cukup parah, pelabuhan di-lockdown. Kami sedang penjajakan ke pasar baru,” jelasnya melalui video conference, Selasa (14/7/2020).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Apollo mengklaim rencana ekspor ini disambut cukup positif. Namun ia tak memungkiri tren penggunaan batu bara di luar negeri khususnya di negara-negara Eropa yang menurun.

Indonesia sebagai negara penghasil batu bara terbesar di dunia harus mampu bersaing baik secara kualitas mau pun harga agar dapat memasarkan batubara sebagai sumber energi. Setidaknya lebih baik dari negara penghasil batubara lainnya seperti Australia.

Selain ekspor, ia juga menyatakan perusahaan tengah melihat peluang akuisisi bekas lahan tambang PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Jika lulus studi kelayakan, Apollo menyebut lahan tersebut akan ditawarkan ke BUMN.

“Setelah semua clear, masalah legal akan ditawarkan ke BUMN. PTBA akan menjajaki, akan mempelajari dan membuat studi apakah itu layak. Apakah menambah nilai ke PTBA,” jelasnya.

Selain AKT, PTBA juga tengah melirik lahan strategis lainnya sebagai tambang cadangan.

Untuk pembiayaannya, PTBA memiliki opsi pendanaan yang memadai baik dari kas perusahaan atau internal cash, utang, maupun penerbitan obligasi. (ATN)

Tags: Batu BaraBukit AsamTambang Batu Bara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.