• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

AS Terus Menekan, Xi Jinping Mohon Korporasi Global tidak Tinggalkan China

by Redaksi Asiatoday
July 16, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Trump Tegaskan Kesepakatan Dagang dengan China Tetap Berlaku

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tekanan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang datang bertubi-tubi terhadap China membuat Presiden China, Xi Jinping bereaksi.

Presiden Xi Jinping berjanji untuk menyediakan lingkungan bisnis yang lebih baik bagi perusahaan-perusahaan asing, bahkan ketika korporasi China mendapat pengawasan ketat di luar negeri.

“Kami akan melanjutkan upaya untuk memperdalam reformasi dan pembukaan, dan menyediakan lingkungan bisnis yang lebih sehat bagi investor China dan luar negeri. Adalah keputusan tepat untuk tetap dan berkembang di China,” tulis Xi dalam surat balasan singkat kepada sekelompok eksekutif global, melansir Bloomberg, Kamis (16/7/2020).

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Perusahaan-perusahaan China yang beroperasi di luar negeri telah mendapat sorotan yang meningkat atas hubungan antarpemerintah dalam beberapa bulan terakhir, terutama dialami oleh raksasa teknologi Huawei Technologies Co.

Inggris sebelumnya telah bergabung dengan beberapa negara lain dalam melarang peralatan Huawei dari jaringan 5G dengan alasan risiko keamanan.

Pemerintahan Presiden Donald Trump juga mendorong perusahaan-perusahaan AS dan asing lainnya untuk memindahkan rantai pasokan mereka dari China dan bahkan secara terbuka melayangkan perlunya sekelompok negara sahabat di Asia yang dapat membantu memproduksi barang-barang penting.

Komentar Xi muncul ketika China mengumumkan ekonomi sedang berproses untuk pulih dari dampak pandemi dengan produk domestik bruto tumbuh 3,2 persen pada kuartal kedua dari tahun sebelumnya.

Belasan perwakilan dari Dewan CEO Global menulis surat kepada Xi yang menawarkan saran tentang pengembangan ekonomi China dan kerja sama dengan asing.

Perdana Menteri China Li Keqiang bertemu dengan anggota dewan tahun lalu, termasuk ketua atau CEO United Parcel Service Inc., Volkswagen AG, Rio Tinto Plc, Nokia Oyj, Schneider Electric SE, ABB Ltd., dan ArcelorMittal SA. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaDonald TrumpXi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.