• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

4 Perusahaan Dunia dari Amerika, Eropa dan Asia Berpacu Ciptakan Vaksin Covid-19

by Redaksi Asiatoday
July 24, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jerman Uji Coba Vaksin Covid-19 ke Manusia dalam Jumlah Besar

Vaksin coronavirus (covid-19). Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para ilmuwan di seluruh dunia terus berpacu dalam menciptakan vaksin coronavirus (Covid-19).

Sejauh ini, setidaknya ada 4 perusahaan farmasi terkemuka di dunia yang menunjukkan progres dalam menciptakan vaksin, bahkan telah mendekati tahap akhir dari uji klinis. Keempat perusahaan itu berasal dari 3 benua yakni benua Amerika, Eropa dan Asia.

Keempat perusahaan itu diantaranya ; AstraZeneca (Inggris), Sinovac Biotech (China), Sinopharm (China) dan Moderna (Amerika Serikat).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

ASTRAZENECA, merupakan salah satu perusahaan pembuat vaksin corona yang bekerja sama dengan Oxford University. Vaksin buatan perusahaan ini dijanjikan akan tersedia dalam waktu dekat.

Melansir deccanherald, pejabat eksekutif tertinggi AstraZeneca Pascal Soriot mengatakan harganya sekitar 2,5 euro atau USD2,8 per vaksin. Direncanakan, vaksin itu akan diproduksi pada akhir tahun atau lebih cepat dari perkiraan semula. Perusahaan sudah bekerja keras dengan regulator dan sudah melakukan uji coba klinis untuk mempercepat waktu.

SINOVAC BIOTECH, berdiri pada 1993 dengan nama Sinovac sebelum berubah menjadi Sinovac Biotech pada 2001. Selama dua dekade terakhir, perusahaan itu disebut telah mengembangkan dan mengomersialisasi enam vaksin yang digunakan manusia, hewan (satu vaksin), serta mengembangkan jalur penelitian dan pengembangan.

Perusahaan ini juga telah memperluas platform yang terintegrasi dengan fasilitas penelitian canggih, bersertifikat Good Manufacturing Practices (GMP), dan tim penjualan dengan jangkauan di seluruh China. Kini Sinovac juga menghasilkan vaksin untuk Covid-19 yang diuji klinis di Indonesia, Brasil, dan Bangladesh.

Di Indonesia, Sinovac bekerja sama dengan Bio Farma untuk menguji klinis tahap III vaksin Covid-19. Vaksin ini sudah tiba pada 19 Juli lalu dengan jumlah 2.400. Kedatangan vaksin Covid-19 dari Sinovac akan digunakan untuk kebutuhan fase uji klinis tahap tiga pada Agustus 2020.

SINOPHARM atau China National Pharmaceutical Group berusaha meningkatkan kapasitas produksi karena telah menargetkan produksi 200 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun.

Komisi Administrasi dan Supervisi Badan Usaha Milik Negara China (ASAC) mengatakan target tersebut diperuntukkan agar masyarakat mudah mengakses vaksin.

Dua vaksin eksperimental telah memasuki tahap kedua uji klinis. Salah satunya telah disuntikkan kepada 2.000 orang relawan. Vaksin tersebut merupakan buatan Wuhan Institute of Biological Products di Wuhan, Provinsi Hubei dan Beijing Institute of Biological Products.

ASAC mengatakan uji klinis tahap ketiga masih menunggu persetuhuan publik sehingga paling cepat baru bisa selesai pada akhir tahun ini atau awal tahun depan untuk peluncuran vaksin.

MODERNA, perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) ini mengumumkan uji klinis vaksin Covid-19 berhasil menumbuhkan antibodi pada 45 orang. Pada akhir Juli, Moderna akan melakukan uji tahap akhir.

New England Journal of Medicine melaporkan bahwa vaksin ini diperkirakan akan dimulai uji coba Fase 3 pada 27 Juli mendatang. Fase ini merupakan tahap uji coba terakhir sebelum regulator mempertimbangkan apakah akan menyediakan vaksin. Namun, vaksin ini diprediksi akan mulai tersedia pada 2021. (ATN)

Tags: Vaksin CoronaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.