• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pesta Miras Oplosan, 86 Orang di India Tewas

by Redaksi Asiatoday
August 2, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Akurasi Rendah, India Batalkan Pesanan Alat Tes Cepat Covid-19 dari China

Negeri India. Ist

ASIATODAY.ID, PUNJAB – Pesta Miras oplosan di India merenggut puluhan korban jiwa.

Sedikitnya 86 orang tewas sepanjang pekan ini usai mengonsumsi minuman keras beracun di negara bagian Punjab, India. Polisi pun menggelar lebih dari 100 penggerebekan untuk menyita pasokan miras beracun tersebut pada Sabtu 1 Agustus.

Petugas menangkap 25 orang dalam penggerebekan tersebut.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kepala Menteri Punjab Amarinder Singh memerintahkan penyelidikan atas 86 kematian terkait miras beracun. Ia juga mengumumkan bahwa keluarga korban akan menerima kompensasi dana berkisar USD2.600 atau setara Rp38 juta.

Kantor berita Times of India, Minggu (2/8/2020) melaporkan bahwa Amarinder memerintahkan pemberhentian tujuh petugas bea cukai dan enam polisi di Punjab atas kasus miras beracun. Penyelidikan juga dilakukan terhadap mereka untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

“Aksi tegas akan dilakukan terhadap pelayan publik mana pun yang terbukti terlibat dalam kasus ini,” tegas Amarinder.

Miras lokal atau oplosan, yang harganya jauh lebih murah dari minuman di toko, banyak dijual di beberapa wilayah di India. Meski harganya murah, miras semacam itu kerap mengandung bahan berbahaya seperti metanol, yang menewaskan ratusan orang di India pada setiap tahunnya.

Pada Februari 2019, miras oplosan di India menewaskan 85 orang dan membuat ratusan lainnya keracunan.

Jumat kemarin, 10 orang di desa Kurichedu, India, tewas usai mengonsumsi hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Mereka meminumnya karena toko miras di desa mereka ditutup di tengah pandemi Covid-19. (ATN)

Tags: India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.