• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Siap Jadi Produsen Ikan Kobia Global

by Redaksi Asiatoday
August 2, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Siap Jadi Produsen Ikan Kobia Global

Ikan Kobia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia bertekad untuk menjadi produsen ikan kobia global.

Tekad itu setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil memproduksi ikan kobia dari benih hingga pembesaran di Keramba Jaring Apung

“Produktivitasnya akan terus kami dorong. Karena kami meyakini, ikan kobia ini bisa menjadi komoditas unggulan di masa depan,” kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Menurut Slamet, keberhasilan KKP dalam membudidayakan ikan kobia bukanlah waktu sebentar, karena hal itu telah dimulai pemeliharaannya sejak 2006, di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung.

BBPBL Lampung, untuk saat ini satu-satunya UPT dari Ditjen Perikanan Budidaya yang berhasil memproduksi ikan kobia.

“Ini capaian yang luar biasa setelah perjalanan panjang, akhirnya kami mampu membudidayakan ikan kobia. Dengan begitu, Indonesia siap menjadi produsen ikan kobia secara global,” kata Slamet.

Ikan kobia merupakan komoditas andalan masa depan perikanan Indonesia karena mempunyai pertumbuhan cepat, singkat, dan lebih tahan terhadap penyakit dibandingkan ikan laut lain. Selain itu, tekstur daging kompak dan enak, sehingga sangat diminati.

“Ikan kobia mempunyai keunggulan yang menonjol yakni tidak bau amis, daging putih dan rendah kadar histamin. Histamin sendiri merupakan senyawa turunan asam amino yang terdapat pada daging ikan dan seringkali dapat memicu alergi atau keracunan,” jelasnya.

Melihat potensi yang dimiliki kobia, KKP saat ini terus memberikan sosialisasi terhadap pembudidaya, juga melakukan pembinaan teknis, pengawasan, dan membantu dalam hal pemasaran hasil.

Di samping itu juga, Slamet mengatakan pihaknya memberikan bantuan benih kepada para pembudidaya agar produksi ikan kobia bisa terus meningkat.

“Kami saat ini fokus mendorong dan meningkatkan produksi dari ikan kobia. Kami terus memberikan sosialisasi kepada seluruh pembudidaya di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (ATN)

Tags: Ekspor Perikanan IndonesiaIkan KobiaKementrian KKP
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.