• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Infeksi Covid-19 di Filipina Kini Tertinggi di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
August 7, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gawat! Lebih 7 Ribu Anak di Indonesia Sudah Terpapar Covid-19

Rapid test Covid-19. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, MANILA – Setelah sebelumnya ditempati Indonesia, kasus coronavirus (Covid-19) di Filipina kini tercatat sebagai paling tinggi di Asia Tenggara.

Kementerian Kesehatan Filipina pada Kamis 6 Agustus 2020 melaporkan 3.561 infeksi baru covid-19 dalam satu hari. Total kasus Covid-19 di Filiina bertambah menjadi 119.460 dan telah melampaui Indonesia.

“Kami juga melaporkan 28 kematian akibat virus ini sehingga total kematian menjadi 2.150,” ujar Kementerian Kesehatan Filipina, dikutip CNA, Jumat (7/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Ibu kota Manila dan provinsi-provinsi sekitarnya pada Selasa kembali di bawah penguncian ketat selama dua minggu untuk mengatasi kasus-kasus yang melonjak sejak pembatasan dilonggarkan pada Juni.

Pemerintah telah menempatkan Ibu Kota Manila dan provinsi terdekat seperti Laguna, Cavite, Rizal dan Bulacan dalam “Karantina Komunitas yang Ditingkatkan yang Dimodifikasi” hingga 18 Agustus.

Sebagai pukulan baru bagi perekonomian, beberapa bisnis telah diperintahkan untuk ditutup dan pergerakan dibatasi lagi di wilayah tersebut. Tentunya ini memukul sebagian besar aktivitas ekonominya.

Salon rambut, bioskop, dan pusat kebugaran tutup, sementara restoran hanya diperbolehkan untuk layanan pengiriman. Beberapa bisnis diizinkan beroperasi tetapi dengan kapasitas terbatas.

Pengumuman pemerintah muncul setelah 80 kelompok lokal yang mewakili 80.000 dokter dan 1 juta perawat menyerukan kontrol yang lebih ketat, dengan mengatakan negara itu kalah perang melawan virus corona.

Dengan aktivitas ekonomi yang terpukul oleh penguncian Covid-19, ekonomi Filipina jatuh pada kuartal kedua tahun 2020. Kondisi ini membuatnya jatuh ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam 29 tahun.

Perekonomian menyusut 16,5 persen pada kuartal April hingga Juni dari periode yang sama tahun lalu.

“Ini adalah penurunan terbesar dalam data produk domestik bruto triwulanan pemerintah sejak tahun 1981,” kata Otoritas Statistik Filipina. (ATN)

Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19FilipinaResesi Filipina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.