• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Neste Pasok Bahan Bakar Terbarukan untuk Alaska Airlines, American Airlines dan JetBlue Airways

by Redaksi Asiatoday
August 15, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Neste Pasok Bahan Bakar Terbarukan untuk Alaska Airlines, American Airlines dan JetBlue Airways

Armada Neste, saat melakukan pengisian bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) di pesawat American Airlines. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan Neste, produsen bahan bakar diesel terbarukan dan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF) yang diproduksi dari limbah dan bahan baku residu, memasok SAF kepada tiga maskapai penerbangan untuk penerbangan dari Bandara Internasional San Francisco.

Bahan bakar rendah karbon dan berkualitas tinggi yang dipasok untuk Alaska Airlines, American Airlines, dan JetBlue Airways akan berkontribusi pada upaya setiap maskapai untuk mencapai sasaran iklim mereka.

Neste saat ini berhasil mengirimkan bahan bakar penerbangan berkelanjutan ke bandara melalui pipa, sebuah pencapaian yang disebut bandara sebagai “lompatan kuantum iklim”.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Alaska Airlines, American Airlines, dan JetBlue Airways adalah maskapai penerbangan besar AS pertama yang berkomitmen untuk mengadopsi SAF Neste di bandara dan ketiga maskapai tersebut mendapat pengiriman SAF pertama mereka dalam beberapa minggu mendatang.

“Bersama-sama kita menggerakkan industri penerbangan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Penerbangan, seperti banyak industri lainnya, ingin mengurangi emisi dan meningkatkan praktik berkelanjutan,” kata Thorsten Lange, Wakil Presiden Eksekutif untuk Penerbangan Terbarukan Neste melansir biofules-news.com, Sabtu (15/8/2020).

Pada 2018, Neste bergabung dengan bandara Alaska Airlines, American Airlines, maskapai penerbangan lain dan produsen bahan bakar dalam perjanjian inovatif untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

“Alaska Airlines adalah maskapai Amerika Utara pertama yang berkomitmen untuk memajukan dan mengadopsi penggunaan SAF dan salah satu maskapai penerbangan pertama yang mendemonstrasikan penggunaan SAF pada penumpang yang terbang dengan hampir 80 penerbangan menggunakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan selama 10 tahun terakhir,” kata Diana Birkett Rakow, Wakil Presiden Hubungan Eksternal Alaska Airlines.

“Bahkan, dalam keadaan sulit ini, penyiapan maskapai penerbangan kami untuk beroperasi secara lebih berkelanjutan adalah penting bagi kami, anggota tim, dan pelanggan kami,” terang David Seymour, Chief Operating Officer American Airlines.

“Kami telah bekerja dengan Neste, pemimpin dalam bahan bakar terbarukan, selama beberapa tahun dan kami bangga mengambil langkah ini untuk meningkatkan pasar bahan bakar jet yang berkelanjutan,” lanjut dia.

Joanna Geraghty, Presiden dan Direktur Operasional JetBlue Airways, mengatakan bahwa pengurangan emisi gas rumah kaca adalah bagian penting dari rencana bisnis JetBlue Airways.

“Kami tetap fokus pada peluang lingkungan jangka panjang, terutama mengurangi dampak terbesar kami—emisi karbon dari penerbangan. Industri penerbangan adalah salah satu dari sedikit industri yang secara kolektif berkomitmen untuk tujuan pengurangan emisi internasional,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Energi Baru TerbarukanEnergi HijauGreen BusinessGreen EnergyNesteSustainable Aviation Fuel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.