• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Konsumen Digital di Asia Tenggara Capai 310 Juta, Indonesia Melesat Tajam

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konsumen Digital di Asia Tenggara Capai 310 Juta, Indonesia Melesat Tajam

Belanja online. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Hasil studi terbaru Facebook dan Bain & Company
bertajuk ‘Digital Consumers of Tomorrow, Here Today’ menyebutkan bahwa jumlah konsumen digital di Indonesia melesat tajam seriring dengan perubahan kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia.

Bain & Company menyatakan bahwa pertumbuhan konsumen digital di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai sekitar 310 juta pada akhir 2020, dengan jutaan konsumen lainnya diperkirakan akan bergabung dalam beberapa tahun mendatang.

Pertumbuhan ini melesat tajam sebab, pada studi 2019 lalu, Facebook dan Bain memperkirakan pencapaian jumlah 310 juta konsumen baru akan terjadi pada 2025. Pencapaian ini menunjukkan terjadi percepatan capaian yang tadinya 5 tahun menjadi 1 tahun saja.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sementara itu di Indonesia, studi ini juga menemukan bahwa konsumen digital telah tumbuh dari 119 juta atau sekitar 58 persen dari total populasi pada 2019, menjadi 137 juta atau 68 persen dari total populasi pada 2020.

Partner dari Bain & Company, Edy Widjaja mengatakan bahwa Indonesia merupaka negara yang dinamis dan tengah bertumbuh pesat.

Jumlah konsumen digital Indonesia telah tumbuh secara eksponensial dan kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia pun telah membentuk norma baru saat ini.

“Melihat ke masa depan, belanja online diperkirakan akan meningkat hampir tiga kali lipat pada 2025 dan mencapai nilai hampir USSD72 miliar,” kata Edy dalam siaran pers, yang diterima Selasa (1/9/2020).

Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa sekitar 39 persen hingga 49 persen konsumen di Indonesia kini membeli barang secara daring, dengan barang yang paling sering dibeli dalam 3 bulan terakhir seperti bahan makanan dalam kemasan, bahan makanan segar, dan minuman non-alkohol.

“Untuk konsumen di Asia Tenggara tidak hanya berbelanja lebih banyak secara daring seperti yang diperkirakan pada 2019, mereka juga berbelanja pada kategori yang lebih luas,” pungkasnya. (ATN)

Tags: Asia DigitalAsia Pasifik DigitalBain & CompanyIndustri DigitalTransaksi Online
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.