• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

China Memainkan Peran Kunci dalam Perdagangan Jasa dan Ekonomi Global

by Redaksi Asiatoday
September 6, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi China di Indonesia Mencapai 1.888 Proyek dengan Nilai USD3,3 Miliar

Shanghai, China. Ist

ASIATODAY.ID, JENEWA – Pejabat senior Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengatakan China memainkan peran kunci dalam mendorong ekonomi dan perdagangan jasa global.

China juga dapat berpengaruh positif dan berkontribusi signifikan terhadap kerja sama internasional dengan mendukung dan memajukan agenda layanan WTO.

Menurut Wakil Direktur Jenderal WTO Yi Xiaozhun, pemerintah China terus-menerus mempromosikan pembukaan pasar dan perdagangan jasa.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Karena itu, sangat penting bagi pembuat kebijakan untuk menempatkan jasa sebagai pusat pekerjaan masa depan mereka.

Yi menyerukan kerja sama internasional lebih lanjut untuk memanfaatkan potensi perdagangan jasa dan memastikan hasil yang sama-sama menguntungkan.

“Menyadari bahwa tindakan proteksionis sepihak menyebabkan ketegangan perdagangan internasional dan membawa kerusakan pada ekonomi global, sebagian besar anggota WTO memilih untuk bekerja sama dalam sistem perdagangan multilateral yang menyediakan kondisi berbasis aturan, transparan dan dapat diprediksi untuk perdagangan jasa,” jelasnya dikutip dari Xinhua, Minggu (6/9/2020).

Dilain pihak, Covid-19 juga menekankan perlunya kerja sama internasional, karena layanan akan menjadi kunci pemulihan ekonomi pascapandemi.

Pameran Internasional China 2020 untuk Perdagangan Jasa dibuka di Beijing pada hari Jumat 4 September 2020. Ini adalah acara ekonomi dan perdagangan internasional besar pertama yang diadakan secara online dan offline oleh China sejak wabah Covid-19.

Bertema “Layanan Global, Kesejahteraan Bersama”. Pameran enam hari ini memiliki satu area pameran yang komprehensif dan delapan area pameran khusus. 

Ada 18 ribu perusahaan dan institusi dari 148 negara dan wilayah dan sekitar 100 ribu orang telah mendaftar untuk pameran tersebut. (ATN)

Tags: ChinaEkonomi DuniaWTO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.