• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekspor Taiwan Melejit, Penerimaan Tembus USD31,2 Miliar

by Redaksi Asiatoday
September 7, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Taiwan Siap Gelar Pemilu, Presiden Tsai Ditantang Tokoh Pro-Beijing

Negara Taiwan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Taiwan mencatatkan kenaikan ekspor yang fantastis pada Agustus ini.

Menurut pernyataan Kementerian Keuangan Taiwan, ekspor Taiwan meningkat 8,3 persen bulan lalu ke rekor tertinggi senilai USD31,2 miliar.

Capaian tersebut lebih tinggi daripada perkiraan yang paling optimistis dalam survei terhadap 13 ekonom dengan kenaikan median 0,8 persen. Sementara itu impor naik 8,5 persen dan surplus perdagangan melebar menjadi USD6,47 miliar.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Menurut Kemenkeu, ada empat pendorong utama lonjakan ekspor Taiwan, yakni larangan AS atas penjualan teknologi ke Huawei, meningkatnya permintaan produk teknologi selama lockdown, peningkatan permintaan di paruh kedua tahun ini, dan stabilisasi harga material global. Masa tenggang larangan ekspor AS oleh Huawei berakhir pada 14 September 2020.

“Peningkatan itu kuat secara tidak terduga,” kata Kepala Statistik Kementerian Beatrice Tsai, dilansir Bloomberg, Senin (7/9/2020).

Ekspor ke China termasuk Hong Kong, mitra dagang terbesar Taiwan, naik 22,9 persen meskipun impor China secara tak terduga turun bulan lalu. Itu merupakan kenaikan terbesar sejak Februari. Sedangkan pengiriman ke AS naik 13,8 persen.

Para pejabat memperingatkan pada Juli bahwa ekspor Taiwan akan berada di bawah tekanan pada paruh kedua tahun ini karena kemungkinan gelombang kedua global dari wabah virus Corona dan ketidakpastian seputar perang perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan China.

Sementara itu, pemulihan ekspor Taiwan bertepatan dengan rebound pada sentimen manufaktur. Indeks manajer pembelian pada Agustus naik menjadi 52,2, level terkuat dalam dua tahun.

Adapun permintaan global yang tiada henti untuk aplikasi terkait 5G, termasuk infrastruktur dan ponsel cerdas, siap untuk menjaga produksi elektronik tetap berjalan. Produksi komputer dan sirkuit terintegrasi naik dua digit pada Juli. (ATN)

Tags: Asia BusinessAsia TradeTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.