• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia-AS Kerja Sama Kembangkan Pasar Keuangan dan Investasi Infrastruktur

by Redaksi Asiatoday
September 19, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ADB Siap Investasi US$881 Miliar di Asia, Termasuk Indonesia

Pemerintah Indonesia terus berupaya menggenjot investasi di bidang Infrastruktur. Foto : Net

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan menjalin kerja sama dengan Kementerian Keuangan Amerika Serikat (United States Department of the Treasury) dalam bidang pembiayaan infrastruktur.

Kolaborasi ini resmi ditetapkan melalui penandatangan memorandum of understanding (MoU) antara kedua pihak yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

Nota kesepahaman tersebut mencakup empat poin kerja sama. 

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Pertama, mengembangkan pasar keuangan regional untuk investasi infrastruktur. 

Kedua, merumuskan instrumen dan struktur pembiayaan untuk memfasilitasi dan mengurangi hambatan dalam investasi sektor swasta di bidang infrastruktur.

Ketiga, mendorong inovasi dan keberlanjutan pembiayaan proyek infrastruktur.

Keempat, mengeksplorasi program pengembangan kapasitas keuangan dan kerja sama teknis dalam pembiayaan infrastruktur.

“Kerja sama ini merupakan upaya bersama kedua institusi untuk mendorong partisipasi swasta dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur, serta untuk memfasilitasi pembangunan pasar keuangan bagi pembiayaan infrastruktur,” demikian keterangan tertulis Kementerian Keuangan, Sabtu (19/9/2020).

Inisiatif kerja sama ini dinilai relevan untuk menjawab permasalahan kebutuhan permodalan dalam rangka pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kerja sama ini juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), terutama untuk mendorong partisipasi swasta dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur.

“Sebagaimana diketahui, masih terdapat ruang yang luas bagi swasta untuk berinvestasi di proyek-proyek infrastruktur nasional,” demikian pernyataan Kementerian Keuangan.

Terkait hal tersebut, Kementerian Keuangan AS dinilai berpengalaman dalam proses pembuatan skema-skema alternatif pembiayaan dari swasta, review proyek infrastruktur, maupun pemanfaatan pasar modal sebagai salah satu sumber pembiayaan infrastruktur. Hal tersebut akan menjadi sumber pengetahuan yang baik untuk dijadikan rujukan.

Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan akan memberikan peningkatan kapasitas dalam hal pengelolaan aset (asset recycling); analisa dampak (impact assessment) atas pembiayaan yang selama ini diberikan; dan pengembangan fasilitas kredit (credit enhancement)

Lebih lanjut, kerja sama ini juga dimaksudkan untuk saling memberikan dukungan teknis dalam hal penyiapan proyek infrastruktur yang berpotensi tinggi menarik partisipasi swasta.

“Kerja sama ini juga diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin erat selama ini antara Indonesia dan AS,” tandas Kementerian Keuangan. (AT Network)

Tags: Kerjasama Indonesia Amerika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.