• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Desak China Jelaskan Informasi Penghancuran Ribuan Masjid di Xinjiang

by Redaksi Asiatoday
September 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Desak China Jelaskan Informasi Penghancuran Ribuan Masjid di Xinjiang 1

Kota Kashgar, Xinjiang. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama mendesak Pemerintah China memberikan penjelasan terkait informasi penghancuran ribuan masjid di Xinjiang dan perlakuan tidak manusiawi terhadap muslim Uighur.

“Kami meminta otoritas setempat  dalam hal ini Pemerintah China untuk memberikan penjelasan apa yang terjadi sehingga dapat menjawab pertanyaan umat muslim di dunia tentang apa yang sesungguhnya terjadi,” kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid melalui keterangan tertulisnya, Senin (28/9/2020).

Desakan ini dilatar belakangi adanya laporan oleh Autralian Strategy Policy Institute (ASPI) yang menyebutkan bahwa terdapat sekitar 16.000 masjid di Xinjiang atau sekitar 65 persennya telah dihancurkan oleh pemerintah China sejak 2017. Data ini diperoleh melalui pengamatan gambar satelit.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sementara itu, sekitar 8.500 telah dihancurkan secara langsung. Namun, sebagian besar tanah tempat masjid-masjid itu pernah berdiri tetap kosong.

Lebih dari 30 persen titik penting untuk umat Islam Uighur seperti kuburan dan jalanan telah dihancurkan. Kendati demikian, China membantahnya. 

Menurut Wamenag, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mendiskusikan informasi tersebut, sekaligus menyampaikan kepedulian muslim Indonesia kepada masyarakat Uighur.

“Karena ini menyangkut dengan hubungan diplomatik,” terang Wamenag. 

Dengan permasalahan kehidupan  beragama di sana, Wamenag menggaris bawahi tentang pentingnya kebebasan dalam beragama.

“Kami di Kementerian Agama  berpandangan bahwa kebebasan beragama adalah hak asasi manusia yang harus dilindungi, dijaga, dan dihormati,” tegasnya. (ATN)

Tags: ChinaKemenagSave UighurUighur
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.