• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Catat Surplus, Ekspor Indonesia ke Uni Eropa Capai 16 Miliar Euro

by Redaksi Asiatoday
October 3, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Buka Negosiasi Perpanjangan Fasilitas GSP ke AS

Aktivitas ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdagangan Indonesia dan Uni Eropa (UE) mengalami surplus 5,8 miliar euro selama 2019.

Laporan terbaru Uni Eropa (UE), menyebutkan bahwa total perdagangan bilateral antara UE dan Indonesia mencapai 26,2 miliar euro pada tahun lalu, dengan ekspor UE senilai 10,2 miliar euro dan ekspor Indonesia senilai 16 miliar euro.

“Capaian ini menjadikan UE sebagai mitra dagang terbesar ketiga untuk Indonesia, persis di belakang Amerika Serikat dan China, sedangkan Indonesia menduduki peringkat ke-31 dunia mitra dagang untuk UE dan mitra UE kelima di ASEAN,” tulis UE dalam laporan bertajuk European Union Trade and Investment with Indonesia 2020, dikutip Sabtu (3/10/2020).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

UE mencatat Indonesia menempati urutan ke-29 sumber impor terbesar dan terbesar ke-33 tujuan ekspor pada 2019.

Perdagangan antara Indonesia dan UE saling melengkapi satu sama lain. Ekspor utama Indonesia ke UE adalah minyak sayur dan berbagai macam produk, sedangkan ekspor UE ke Indonesia terutama terdiri atas permesinan dan peralatan transportasi, bahan kimia dan manufaktur.

Lebih dari setengah perdagangan UE-Indonesia terdiri atas barang setengah jadi. Sekitar 40 persen ekspor Indonesia ke UE berupa barang konsumen.

Dalam konteks regional, Indonesia adalah mitra dagang negara ke-5 UE di ASEAN, setelah Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

Dalam 10 tahun terakhir, perdagangan barang antara negara-negara ASEAN dan UE hampir meningkat dua kali lipat, melebihi 240 miliar euro selama 2019.

Mengingat Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di wilayah tersebut (terhitung lebih dari sepertiga dari PDB kawasan), tingkat perdagangan antara UE dan Indonesia jauh di bawah volume yang bisa diharapkan, tetapi masih banyak ruang untuk pertumbuhan.

Pada 2019, nilai ekspor UE ke Indonesia mencapai 10,2 miliar euro, naik 5 persen dibandingkan dengan 2018. Perinciannya, 91 persen berupa produk industri dan 9 persen produk pertanian.

Permesinan dan peralatan menyumbang 36 persen dari total ekspor selama tahun lalu atau 3,7 miliar euro, diikuti oleh peralatan transportasi (terutama untuk pesawat dan suku cadang) senilai 1,4 miliar euro dan produk kimia 1,4 miliar euro.

Sementara itu, ekspor Indonesia ke UE pada 2019 yang mencapai 16 miliar euro, turun sebesar 3,5 persen dibandingkan dengan 2018. Hal itu dikarenakan harga komoditas yang rendah.

Perincian ekspor Indonesia ke UE adalah produk industri 72 persen, produk pertanian 26 persen, dan produk perikanan 2 persen.

Ekspor utama Indonesia ke UE adalah lemak hewan dan minyak nabati yang mengambil porsi 14 persen atau setara dengan 2,2 miliar euro, diikuti oleh permesinan dan peralatan 12,5 persen (2 miliar euro), dan produk industri kimia dan turunannya 11 persen (1,7 miliar euro).

Volume produk ekspor terbesar yakni minyak sawit meningkat sebesar 2 persen pada 2019. Bersama dengan kernel sawit dan biodiesel, seluruh rantai minyak sawit mencatatkan porsi 16 persen dari ekspor Indonesia ke UE pada 2019. (ATN)

Tags: Asia EropaKerjasama Indonesia-Uni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.