• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Gulirkan SWF, Indonesia Target Serap Investasi Global hingga Rp225 Triliun

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Resesi Global Sedang Berlangsung,  Seluruh Dunia Berjuang untuk Bangkit

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia akan memaksimalkan instrumen Sovereign Wealth Fund (SWF) untuk menarik investasi global. Pemerintah berharap bisa menarik dana investasi hingga mencapai Rp225 triliun.

Untuk mempercepat hal itu, pemerintah pun sedang menyiapkan terbitnya peraturan pemerintah (PP) yang akan mengatur langkah tersebut.

Nantinya, SWF ini akan dikelola oleh badan khusus sebagaimana yang diatur dalam Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa modal awal SWF ini nantinya terdiri dari kombinasi aset negara atau BUMN dan sumber-sumber lainnya yang sekarang sudah dibahas oleh pemerintah.

“Ada injeksi ekuitas dalam bentuk dana tunai itu nilainya bisa mencapai sampai Rp30 triliun yang bersumber dari barang milik negara (BUMN), saham pada BUMN atau perusahaan dan piutang negara,” jelas Sri Mulyani, Rabu (7/10/2020).

Menurut Sri Mulyani, penyusunan kebijakan terkait SWF menjadi salah satu prioritas pemerintah. Hal ini juga sejalan dengan perintah dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan penyusunan peraturan pemerintahnya (PP) bisa diselesaikan dalam waktu sepekan.

Dalam PP tersebut, pemerintah akan mengatur mengenai SWF termasuk di dalamnya akan membahas terkait dengan penyertaan modalnya yang nilainya bisa mencapai Rp75 triliun.

Dengan ekuitas tersebut kata Sri Mulyani, pemerintah berharap bisa menarik dana investasi hingga mencapai tiga kali lipatnya atau sekitar Rp225 triliun.

“Kami menggunakan model SWF  internasional sebagai standar best practice-nya,” imbuhnya.

Badan khusus yang akan mengelola SWF akan segera terbentuk setelah Omnibus Law Ciptaker disahkan. Lembaga ini bakal diawasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (ATN)

Tags: KemenkeuSovereign Wealth FundsSWF
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.