• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Gulirkan SWF, Indonesia Target Serap Investasi Global hingga Rp225 Triliun

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Resesi Global Sedang Berlangsung,  Seluruh Dunia Berjuang untuk Bangkit

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia akan memaksimalkan instrumen Sovereign Wealth Fund (SWF) untuk menarik investasi global. Pemerintah berharap bisa menarik dana investasi hingga mencapai Rp225 triliun.

Untuk mempercepat hal itu, pemerintah pun sedang menyiapkan terbitnya peraturan pemerintah (PP) yang akan mengatur langkah tersebut.

Nantinya, SWF ini akan dikelola oleh badan khusus sebagaimana yang diatur dalam Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa modal awal SWF ini nantinya terdiri dari kombinasi aset negara atau BUMN dan sumber-sumber lainnya yang sekarang sudah dibahas oleh pemerintah.

“Ada injeksi ekuitas dalam bentuk dana tunai itu nilainya bisa mencapai sampai Rp30 triliun yang bersumber dari barang milik negara (BUMN), saham pada BUMN atau perusahaan dan piutang negara,” jelas Sri Mulyani, Rabu (7/10/2020).

Menurut Sri Mulyani, penyusunan kebijakan terkait SWF menjadi salah satu prioritas pemerintah. Hal ini juga sejalan dengan perintah dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan penyusunan peraturan pemerintahnya (PP) bisa diselesaikan dalam waktu sepekan.

Dalam PP tersebut, pemerintah akan mengatur mengenai SWF termasuk di dalamnya akan membahas terkait dengan penyertaan modalnya yang nilainya bisa mencapai Rp75 triliun.

Dengan ekuitas tersebut kata Sri Mulyani, pemerintah berharap bisa menarik dana investasi hingga mencapai tiga kali lipatnya atau sekitar Rp225 triliun.

“Kami menggunakan model SWF  internasional sebagai standar best practice-nya,” imbuhnya.

Badan khusus yang akan mengelola SWF akan segera terbentuk setelah Omnibus Law Ciptaker disahkan. Lembaga ini bakal diawasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (ATN)

Tags: KemenkeuSovereign Wealth FundsSWF
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.