• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Relokasi dari China, Jepang akan Perluas Subsidi di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
October 15, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Road Show ke ASEAN, PM Jepang Segera Kunjungi Indonesia dan Vietnam

Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Jepang siap memperluas program subsidi bagi perusahaan untuk merelokasi pabriknya dari China ke Asia Tenggara.

Program itu adalah bagian dari komitmen Negeri Matahari Terbit ini untuk mengurangi ketergantungannya dengan China.

Melansir Nikkei Asian Review, Kamis (15/10/2020), pemerintah setidaknya akan menanggung biaya hingga setengahnya dari relokasi perusahaan Jepang ke Asia Tenggara bagi perusahaan besar.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Untuk perusahaan dengan skala lebih kecil, pemerintah akan menanggung biaya relokasi setidaknya dua pertiga dari biaya total.

Program subsidi ini akan berlaku bagi perusahaan yang produksinya terkonsentrasi di kawasan tertentu.

Selain mengurangi ketergantungan dengan China, program ini diharapkan mampu menjadi pendorong ekspansi perusahaan Jepang ke negara-negara lain.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga diperkirakan bakal mengumumkan kebijakan subsidi ini secara detil ketika dia mengunjungi Vietnam pada bulan ini.

Kunjungannya kali ini menggarisbawahi pentingnya peran Asia Tenggara pada Jepang sekaligus kunjungan pertama kalinya sejak ia menjabat sebagai perdana menteri.

Di samping itu, langkah Jepang untuk membangun pabrik di Asia Tenggara dan mengurangi kapasitas produksi di China akan dipertimbangkan sebagai strategi diversifikasi bisnis. (ATN)

Tags: ASEAN-JapanASEAN-Japan Business CouncilASEAN-Japan Economic Resilience Action PlanIndonesia-Japan Business Network
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.