• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pasar Properti Dubai Mulai Bangkit

by Redaksi Asiatoday
October 16, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dubai Siap Menyambut Wisatawan dari Penjuru Dunia

Dubai Skyline. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pasar properti di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) mulai menunjukkan kebangkitan.

Chestertons, perusahaan jasa real estat internasional mencatat pasar real estate di negeri itu pada kuartal III/2020 menunjukkan pertumbuhan hingga 50 persen dibanding kuartal II.

Menurut Chestertons pertumbuhan ini dipengaruhi oleh permintaan yang terpendam akibat lockdown pandemi Covid-19, bersama dengan promosi pengembang yang ditawarkan untuk menghabiskan stok.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Meski terjadi pertumbuhan, namun realisasi transaksi real estate di Dubai pada kuartal III tetap lebih rencah sekitar 21,7 persen dari periode yang sama tahun lalu (yoy).

Harga apartemen turun 3,4 persen selama kuartal III, tingkat penurunan yang lebih dalam dari kuartal sebelumnya, sementara harga penjualan vila hanya turun 0,2 persen. Di pasar sewa, tarif sewa apartemen turun 3,6 persen, sedangkan vila turun 1,2 persen.

Chris Hobden, kepala konsultan strategis Chestertons Timur Tengah dan Afrika Utara mengatakan, Dubai menyaksikan peningkatan yang jelas dalam aktivitas transaksional bisnis properti selama kuartal III sehingga membangun pemulihan yang terlihat selama bulan terakhir kuartal II setelah berkurangnya pembatasan akibat Covid-19.

Namun, volume transaksi tetap lebih rendah dibandingkan dengan 2019 dan dia memprediksi baik harga maupun sewa akan menghadapi tekanan penurunan lebih lanjut selama kuartal terakhir 2020.

“Dampak ekonomi yang sedang berlangsung dari Covid-19 dan kemungkinan penurunan populasi emirat yang selama ini merupakan pendorong utama harga perumahan Dubai, kini menjadi kondisi yang menghambat kinerja pasar,” jelasnya dikutip dari Arabian Business, Jumat (16/10/2020).

Di pasar penjualan, harga apartemen rata-rata telah turun 11,4 persen yoy, sementara harga jual vila mengalami penurunan yang lebih moderat sebesar 5,8 persen yoy.

“Harga vila rata-rata menunjukkan kinerja yang relatif baik selama kuartal III dengan laju penurunan yang ditahan oleh stabilitas harga yang lebih luas di beberapa lokasi dan dalam kasus Palm Jumeirah pulau butan hasil reklamasi, kenaikan rata-rata harga jual yang dicapai,” tutup Hobden. (ATN)

Tags: DubaiUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.