• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Rebut Pasar ASEAN, Pengusaha Jerman Diajak Investasi di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 19, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Sambut Terbuka Investor Eropa

Negeri Jerman. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengajak pengusaha Jerman  untuk berinvestasi di Indonesia.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membuka peluang seluasnya bagi para pengusaha dari Jerman menjadi bagian dari upaya memulihkan perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Untuk mendukung para investor, pemerintah telah mengeluarkan berbagai stimulus fiskal dan nonfiskal untuk memulihkan kondisi ekonomi maupun kesehatan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menko Airlangga mengungkapkan hal itu pada acara Asia-Pacific Conference of German Business (APK) yang digelar secara daring. APK merupakan pertemuan tahunan bagi perusahaan dan pelaku industri Jerman yang beroperasi di Kawasan Asia Pasifik.

Menurut Airlangga, upaya-upaya yang dilakukan pun telah membuahkan hasil. Berdasarkan indikator ekonomi terbaru Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan antara lain Purchasing Manager’s Index (PMI) yang turun menjadi 28 poin sekitar Maret 2020, naik menjadi 51 poin pada Agustus 2020.

Selain itu, konsumsi juga meningkat pada Agustus (ke -10,1), dan Neraca perdagangan Indonesia surplus USD5,4 miliar selama semester I-2020. Hingga Agustus 2020, surplus tercatat sebesar USD2,3 miliar.

“Seiring dengan pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional, pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa kesehatan masyarakat tetap terjaga dan senantiasa akan ditingkatkan,” kata Airlangga dalam acara tersebut, Senin (19/10/2020).

Pada kesempatan itu, Airlangga mengapresiasi hubungan bilateral Indonesia-Jerman yang tetap berada di lintasan pertumbuhan yang tepat sesuai Deklarasi Jakarta 2012.

Meski terjadi pandemi, Indonesia dan Jerman berhasil mencatatkan nilai perdagangan USD3,6 miliar pada Januari-Agustus 2020. Indonesia juga mencatat investasi Jerman lebih dari USD1 miliar pada periode 2015-2020, dan ada sekitar 250 perusahaan Jerman yang beroperasi di Indonesia.

Airlangga meyakini saat ini merupakan waktu yang tepat bagi kedua negara untuk memanfaatkan momentum dalam meningkatkan kerja sama ekonomi. Apalagi, saat ini telah disahkan UU Cipta Kerja yang diklaim akan meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia.

“Oleh karena itu, saya mengundang komunitas bisnis dan industri Jerman untuk menjadi mitra investasi kami dalam mendukung dan mengembangkan transformasi ekonomi Indonesia,” imbuhnya.

Dengan berinvestasi di Indonesia, pengusaha Jerman tidak hanya bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki Indonesia, namun juga mendapatkan keuntungan dari lokasi strategis Indonesia di jantung pasar yang berkembang di Asia Timur dan Tenggara.

Selain itu, yang terpenting akan menempatkan Jerman di garis depan dalam upaya kawasan menuju pemulihan ekonomi dan transformasi ekonomi.

Lebih lanjut ia berharap ke depannya hubungan ekonomi bilateral yang lebih kuat dapat terjalin, dimulai dengan menjajaki peluang yang tersedia.

“Sekali lagi saya mengundang para pebisnis Jerman untuk ambil bagian dalam membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan untuk kemakmuran bersama kedua negara kita,” pungkas Airlangga. (ATN)

Tags: ASEAN-EU Free Trade AgreementAsia EropaKerjasama Indonesia-Jerman
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.