• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Anggota Parlemen Pro-Demokrasi Hong Kong Ramai-ramai Mundur

by Redaksi Asiatoday
November 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Mulai Buka Kantor Keamanan Nasional di Hong Kong

China buka kantor keamanan di Hong Kong. Ist

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong ramai-ramai akan mengundurkan diri pada Rabu (11/11/2020).

Langkah itu sebagai bentuk protes atas pemecatan empat anggota parlemen oleh otoritas pro-Beijing kota.

Pengunduran diri tersebut akan mengurangi badan legislatif kota semi-otonom yang secara efektif akan mengakhiri keragaman berpendapat di bawah dominasi China.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kami akan berdiri bersama rekan-rekan kami. Kami akan mengundurkan diri secara massal,” kata Wu Chi-wai, salah satu dari 15 anggota parlemen pro-demokrasi yang tersisa, dalam konferensi pers seperti dilansir AFP.

Keempat anggota parlemen dipecat setelah China mengeluarkan resolusi yang memberi otoritas lokal kekuatan baru untuk menghentikan perbedaan pendapat. Keempatnya yakni Alvin Yeung, Dennis Kwok, Kwok Ka-ki dan Kenneth Leung.

Mereka sebelumnya dilarang untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif yang ditunda hingga awal tahun.

Dennis Kwok mengatakan bahwa Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam telah berusaha mengubah Dewan Legislatiff menjadi sistem satu partai.

“Konyol bahwa pemerintah telah sepenuhnya melepaskan Undang-Undang Dasar dan ‘Sistem Satu Negara Dua Sistem’. Dewan Legislatif memiliki tanggung jawab untuk mengawasi kerja pemerintah,” kata Dennis.

Rencananya surat pengunduran diri anggota parlemen pro-demokrasi akan diserahkan ke majelis legislatif pada Kamis (12/11/2020).

Anggota parlemen pro-demokrasi yang tersisa mengatakan keputusan pengunduran diri massal karena kerangka “Satu Negara Dua Sistem” membuat kebebasan berpendapat di Hong Kong telah mati.

Resolusi baru yang disahkan oleh badan legislatif tertinggi China memungkinkan eksekutif Hong Kong untuk mengusir anggota parlemen terpilih secara langsung tanpa harus melalui pengadilan. Aturan baru ini memperkuat kendali China atas Hong Kong sebagai wilayah semi-otonom.

Di bawah putusan baru, anggota parlemen yang dianggap mempromosikan atau mendukung kemerdekaan Hong Kong, atau yang menolak mengakui kedaulatan China akan “segera kehilangan kualifikasi”.

Resolusi yang sama juga berlaku bagi anggota parlemen terpilih yang “mencari kekuatan asing untuk ikut campur dalam urusan Hong Kong” atau “yang untuk menegakkan Hukum Dasar”-konstitusi kota semi otonom yang dianggap “tidak setia pada persyaratan dan ketentuan hukum”.

Keputusan untuk mengundurkan diri massal anggota parlemen Hong Kong menjadi pukulan bagi gerakan pro-demokrasi sejak China memberlakukan undang-undang keamanan nasional pada awal Juni lalu. (ATN)

Tags: Hong KongHong Kong Revolution
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.