• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Efek Lockdown, Emisi Karbon Global Turun Signifikan

by Redaksi Asiatoday
December 13, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Hasilkan Emisi Karbon Dioksida Sebanyak 319 Juta Ton pada 2019

Emisi karbon dioksida, sumber polusi udara di China. Foto : in habitat

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Global Carbon Project, sebuah kelompok otoritatif yang terdiri dari puluhan ilmuwan internasional yang melacak emisi karbon di atmosfer, menghitung bahwa dunia melepaskan 34 miliar metrik ton karbon dioksida ke udara sepanjang 2020.

Angka awal dari studi global menunjukkan, dunia yang dilanda pandemi Covid-19 dan melakukan penguncian ketat wilayah (lockdown) telah mengurangi emisi karbon dioksida pada tahun ini sebesar 7 persen.

Melansir New York Post, Minggu (13/12/2020) hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Earth System Science Data itu menunjukkan bahwa angka di atas turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 36,4 miliar metrik ton.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Menurut para ilmuwan, penurunan ini terutama karena lebih banyak orang tinggal di rumah serta lebih sedikit bepergian dengan mobil dan pesawat, akibat pembatasan mobilitas terkait pandemi Covid-19.

Namun, emisi diperkirakan akan melonjak kembali setelah pandemi berakhir, mengingat transportasi darat menghasilkan seperlima dari emisi karbon dioksida, gas pemerangkap panas buatan manusia.

Corrine LeQuere, penulis studi dan ilmuwan iklim dari University of East Anglia mengatakan penguncian ini sama sekali bukan cara atau jawaban untuk mengatasi perubahan dan krisis iklim global.

Kelompok ilmuwan yang sama itu, beberapa bulan lalu memperkirakan penurunan emisi dari 4 persen hingga 7 persen, tergantung pada perkembangan penanganan pandemi Covid-19.

Menurut LeQuere, gelombang virus corona kedua di berbagai negara dan pengurangan perjalanan yang berkelanjutan mendorong penurunan emisi gas karbon dioksida hingga mencapai prediksi maksimal yakni 7 persen.

Penelitian menunjukkan emisi turun sekitar 12 persen di Amerika Serikat dan 11 persen di wilayah Eropa, tetapi hanya 1,7 persen di China. Ini disebabkan China memiliki penguncian lebih awal dan gelombang kedua yang lebih sedikit serta emisinya yang lebih banyak berasal dari industri.

Chris Field, direktur Stanford Woods Institute for the Environment memperkirakan emisi akan meningkat setalah pandemi, tetapi dia optimistis bahwa dunia telah mengambil beberapa pelajaran penting yang dapat membantu mengurangi emisi di masa depan.

“Misalnya, ketika ada pilihan untuk bekerja jarak jauh beberapa hari dalam seminggu atau menyadari bahwa mereka tidak terlalu banyak memerlukan perjalanan bisnis, kita mungkin melihat penurunan emisi di masa depan terkait perilaku,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Climate ChangeClimate CrisisEmisi KarbonGlobal WarmingPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.