• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hong Kong Bersiap Lockdown Sejumlah Distrik

by Redaksi Asiatoday
January 22, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Warga Hong Kong Mulai Pertimbangkan Pindah ke Inggris

Harga properti yang kian mahal di Hong Kong membuat warga untuk pindah ke Inggris. Dok

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Hong Kong tengah bersiap menerapkan lockdown disejumlah distrik untuk membendung penyebaran wabah Covid-19.

Kebijakan lockdown ini menjadi tindakan pertama yang diambil kota yang diperintah China itu sejak pandemi dimulai.

Dikutip dari South China Morning Post, Jumat (22/1/2021), sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan tindakan baru itu akan menargetkan distrik Yordania dan Sham Shui Po. Langkah ini akan memasukkan wilayah padat penduduk di Semenanjung Kowloon.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Distrik-distrik tersebut adalah tempat bagi banyak rumah susun tua. Kondisi tersebut sangat memungkinkan untuk penyebaran virus corona lebih mudah menyebar.

“Tingkat infeksi yang terus-menerus tinggi dan penyebaran [di daerah-daerah] dan pengawasan limbah menunjukkan wabah belum terkendali, dan banyak sumber diam masih ada di dalam daerah itu,” kata sebuah sumber.

Otoritas Kesehatan di kota berpenduduk 7,5 juta itu pertama-tama mengisolasi empat blok rumah petak di daerah itu pada Jumat lalu. Langkah ini menghentikan orang memasuki atau meninggalkan bangunan itu untuk memastikan semua penduduk dikarantina. Pemerintah akan mencabut deklarasi penguncian hanya jika semua orang di daerah itu telah diuji.

Pembatasan Covid-19 lainnya termasuk larangan makan di rumah setelah pukul 18.00 dan penutupan fasilitas seperti gym, tempat olahraga, salon kecantikan, dan bioskop. Hong Kong juga akan meminta awak pesawat memasuki wilayah itu selama lebih dari dua jam untuk dikarantina di hotel selama dua minggu.

Hong Kong sejauh ini melaporkan infeksi yang jauh lebih sedikit daripada kota-kota besar dunia lainnya. Wilayah ini mencatat kurang dari 10.000 kasus dalam satu tahun terakhir dengan korban meninggal dunia mencapai 167 jiwa.

Pada Kamis (21/1), pejabat kesehatan melaporkan 70 kasus, 63 di antaranya didapat secara lokal dan 16 di antaranya tidak diketahui asalnya.

Pekan lalu, kota memperpanjang pengaturan bekerja dari rumah untuk pegawai negeri. (ATN)

Tags: Hong KongLockdown
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.