• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hong Kong Bersiap Lockdown Sejumlah Distrik

by Redaksi Asiatoday
January 22, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Warga Hong Kong Mulai Pertimbangkan Pindah ke Inggris

Harga properti yang kian mahal di Hong Kong membuat warga untuk pindah ke Inggris. Dok

ASIATODAY.ID, HONG KONG – Hong Kong tengah bersiap menerapkan lockdown disejumlah distrik untuk membendung penyebaran wabah Covid-19.

Kebijakan lockdown ini menjadi tindakan pertama yang diambil kota yang diperintah China itu sejak pandemi dimulai.

Dikutip dari South China Morning Post, Jumat (22/1/2021), sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan tindakan baru itu akan menargetkan distrik Yordania dan Sham Shui Po. Langkah ini akan memasukkan wilayah padat penduduk di Semenanjung Kowloon.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Distrik-distrik tersebut adalah tempat bagi banyak rumah susun tua. Kondisi tersebut sangat memungkinkan untuk penyebaran virus corona lebih mudah menyebar.

“Tingkat infeksi yang terus-menerus tinggi dan penyebaran [di daerah-daerah] dan pengawasan limbah menunjukkan wabah belum terkendali, dan banyak sumber diam masih ada di dalam daerah itu,” kata sebuah sumber.

Otoritas Kesehatan di kota berpenduduk 7,5 juta itu pertama-tama mengisolasi empat blok rumah petak di daerah itu pada Jumat lalu. Langkah ini menghentikan orang memasuki atau meninggalkan bangunan itu untuk memastikan semua penduduk dikarantina. Pemerintah akan mencabut deklarasi penguncian hanya jika semua orang di daerah itu telah diuji.

Pembatasan Covid-19 lainnya termasuk larangan makan di rumah setelah pukul 18.00 dan penutupan fasilitas seperti gym, tempat olahraga, salon kecantikan, dan bioskop. Hong Kong juga akan meminta awak pesawat memasuki wilayah itu selama lebih dari dua jam untuk dikarantina di hotel selama dua minggu.

Hong Kong sejauh ini melaporkan infeksi yang jauh lebih sedikit daripada kota-kota besar dunia lainnya. Wilayah ini mencatat kurang dari 10.000 kasus dalam satu tahun terakhir dengan korban meninggal dunia mencapai 167 jiwa.

Pada Kamis (21/1), pejabat kesehatan melaporkan 70 kasus, 63 di antaranya didapat secara lokal dan 16 di antaranya tidak diketahui asalnya.

Pekan lalu, kota memperpanjang pengaturan bekerja dari rumah untuk pegawai negeri. (ATN)

Tags: Hong KongLockdown
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.