• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Thai Airways Berhentikan 395 Pilot dan Kandangkan Pesawat

by Redaksi Asiatoday
February 9, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Thai Airways Berhentikan 395 Pilot dan Kandangkan Pesawat

Thai Airways. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Satu persatu maskapai penerbangan di Asia mengalami kebangkrutan akibat pandemi global Covid-19.

Yang terbaru, Thai Airways (THAI) terpaksa menghentikan operasional tiga jenis pesawat, yakni Airbus A-330-300, Airbus 380, dan Boeing 747, sebagai bagian dari rencana rehabilitasinya.

Menurut maskapai, keputusan ini dibuat berdasarkan situasi industri penerbangan saat ini dan yang terpukul keras oleh wabah Covid-19.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Maskapai ini juga berencana untuk menurunkan jumlah pilot menjadi 905 orang, dan untuk mencapai itu pihak maskapai sedang mempertimbangkan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 395 pilot.

Dikutip dari The Star, Thai Airways mengatakan tidak berencana untuk mempekerjakan lebih banyak pilot antara tahun 2021 dan 2022. Maskapai ini juga meminta lessor pesawat, produsen mesin dan perusahaan jasa untuk mengurangi biaya mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir, Thai Airways telah melakukan berbagai upaya untuk mencoba mendapatkan dana ekstra. Dengan terhentinya perjalanan internasional, Thai Airways menjalankan bisnis di darat dan membuka kafe pop-up yang menyajikan makanan dalam penerbangan.

Pada November, Thai Airways mengumumkan akan melelang 34 pesawat penumpang bekas. Perusahaan juga melelang barang-barang gudang dan menyewakan kantornya untuk mendapatkan uang tambahan.

Sebelumnya, perusahaan berencana menjual 34 armadanya yang terdiri dari pesawat Boeing dan Airbus. Penjualan pesawat tersebut sebagai bagian dari upaya restrukturisasi utang senilai USD11,4 miliar atau 350 miliar baht.

Melansir Bloomberg, Jumat (6/11/2020), Thai Airways menyatakan calon pembeli yang berminat memiliki waktu hingga 13 November 2020 untuk mengajukan penawaran mereka dan penjualan akan dilakukan di bawah rencana reorganisasi bisnis yang disetujui oleh pengadilan pada September lalu. (ATN)

Tags: Asia BusinessIndustri PenerbanganThai Airways
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.