• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Ribuan Guci Raksasa yang Ditemukan di Kawasan Plain of Jars Laos, Masih Misterius

by Redaksi Asiatoday
February 27, 2021
in CULTURE
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ribuan Guci Raksasa yang Ditemukan di Kawasan Plain of Jars Laos, Masih Misterius

Temuan Ribuan Guci Raksasa di kawasan Plain of Jars, Laos Masih Misterius. Dok namaste jieun

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Temuan ribuan guci raksasa yang diduga dari zaman megalitikum yang tersebar di Laos, hingga kini masih menjadi misteri.

Ribuan Guci Raksasa yang Ditemukan di Kawasan Plain of Jars Laos, Masih Misterius 1
Temuan Ribuan Guci Raksasa di kawasan Plain of Jars, Laos Masih Misterius. Dok namaste jieun

Selama beberapa dekade, para peneliti berpendapat bahwa peninggalan arkeologi itu adalah bagian dari praktik penguburan prasejarah. Legenda dan pengetahuan lokal menunjukkan bahwa guci tersebut digunakan untuk menyimpan makanan, alkohol, dan menampung air hujan.

Sayangnya karena lokasi sekitar yang tidak aman, hampir tidak mungkin bagi para arkeolog modern untuk mempelajari situs-situs tersebut.

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Wilayah Plain of Jars dan Laos secara keseluruhan masih menyimpan jutaan bom yang belum meledak yang dijatuhkan oleh Angkatan Udara AS pada tahun 1960-an.

“Hingga saat ini, arkeolog belum bisa memperkirakan kapan guci tersebut ada di sana dan batu yang digunakan bersumber dari mana,” ujar tim internasional menjelaskan dalam makalah baru yang merinci penelitian terbaru, dilansir dari Science Alert, Sabtu (27/2/2021).

Menggunakan teknik yang disebut Optically Stimulated Luminescence (OSL), para peneliti menganalisis untuk mengetahui usia batu kuno tersebut yang kemungkinan ada sejak akhir milenium kedua SM.

Bukti yang ditemukan juga menunjukan bahwa guci tersebut digunakan sebagai tempat penguburan mayat.

“Data yang disajikan di sini menunjukkan bahwa penempatan megalit mendahului aktivitas penguburan mayat di sekitar guci,” tulis para peneliti.

Teka-teki lain yang belum terjawab hingga kini adalah bagaimana guci raksasa tersebut sampai ke posisi mereka saat ini. Pemeriksaan megalit di satu situs menunjukkan bahwa batu yang paling mungkin berada 8 kilometer (5 mil) dari tempat guci itu sekarang.

Jadi bagaimana teknologi saat itu mampu mengangkut guci yang beratnya hingga lebih dari 30 ton, itu juga masih jadi misteri hingga kini. (ATN)

Tags: ArkeologiLaosPlain of JarsTemuan Arkeolog
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.