• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Berperan Besar Capai Target Vaksinasi WHO Secara Global

by Redaksi Asiatoday
March 19, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Berperan Besar Capai Target Vaksinasi WHO Secara Global

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. Dok Kemlu

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi mengungkapkan bahwa Indonesia berkontribusi besar terhadap pencapaian target vaksinasi GAVI (aliansi vaksin di bawah WHO) secara global, yang mencapai 2,3 miliar dosis pada 2021.

Retno mengungkapkan al tersebut pada Pertemuan COVAX Advance Market Commitment Engagement Group (AMC EG) pada Rabu (17/3/2021).

COVAX Facility menargetkan pengadaan vaksin bagi 20 persen dari populasi setiap negara AMC dan mendukung kesiapan negara AMC untuk melakukan rencana vaksinasi nasional.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

“Partisipasi Indonesia pada COVAX Facility menjadi penting, salah satunya karena berkontribusi dalam upaya pemenuhan target vaksinasi Indonesia bagi 181,5 juta orang pada Maret 2022,” kata Retno dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (19/3/2021).

Indonesia hingga saat ini telah menerima sebanyak 1.113.600 dosis vaksin AstraZeneca dari Covax Facility, yang merupakan bagian dari alokasi putaran pertama pengiriman vaksin AstraZeneca dari skema Covax Facility.

Pada alokasi putaran pertama Indonesia akan memperoleh 11.704.800 juta dosis vaksin AstraZeneca yang akan dikirimkan secara bertahap hingga Mei 2021.

Pada kesempatan itu, Retno kembali menyatakan sikap WHO terkait dengan penggunaan vaksin AstraZeneca yang mengatakan bahwa nilai manfaat dari vaksin lebih besar dari risiko yang ditemui.

“WHO menyampaikan secara regular melakukan komunikasi dengan berbagai otoritas di Eropa maupun dunia terkait aspek keamanan vaksin Covid-19. Untuk itu, WHO merekomendasikan vaksinasi dengan AstraZeneca dapat dilanjutkan,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno yang merupakan salah satu Co-Chair COVAX AMC Engagement Group mengatakan, terkait dengan mutasi varian baru Covid-19 tidak berdampak negatif terhadap keampuhan vaksin yang dikirim melalui COVAX Facility, sesuai dengan hasil riset WHO.

Hingga saat ini, program vaksinasi telah dimulai setidaknya di 131 negara. Adapun COVAX telah mengirim lebih dari 28,3 juta dosis ke lebih dari 46 negara.

“Semua ini memberikan harapan. Mari kita terus bekerja sama untuk menjaga momentum ini,” ujar Menlu Retno.

COVAX AMC EG merupakan forum antara negara AMC dengan negara-negara donor untuk pengadaan dan distribusi vaksin bagi negara AMC.

Dalam kesempatan yang berbeda pada Rabu malam, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merekomendasikan vaksin Covid-19 Astrazeneca tidak digunakan di Indonesia selama masih proses kajian sebagai langkah kehati-hatian, meski Emergency Use Authorization (EUA) sudah keluar.

Sejumlah negara Uni Eropa menangguhkan penggunaan AstraZeneca seiring ditemukannya kasus pembekuan darah di Austria dan Denmark. (ATN)

Tags: COVAXWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.