• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Krisis Myanmar: Militer Makin Brutal, Korban Jiwa Sudah Capai 320 Orang

by Redaksi Asiatoday
March 27, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Krisis Myanmar: Militer Makin Brutal, Korban Jiwa Sudah Capai 320 Orang

Rakyat sipil di Myanmar berupaya mengamankan diri dari tindakan represif junta militer. Ist

ASIATODAY.ID, YANGON – Krisis politik di Myanmar hingga kini terus menelan korban jiwa dari rakyat sipil.

Sejak rezim kudeta Militer mengambil alih kekuasaan di negeri itu, jumlah demonstran yang tewas telah mencapai 320 orang. Seperti dilaporkan AP, Jumat (26/3), satu kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) memverifikasi rincian kematian dan penangkapan.

Asosiasi Bantuan Myanmar untuk Tahanan Politik menyatakan penghitungannya hanya mencakup kasus-kasus yang terdokumentasi. Meskipun demikian, jumlah korban sebenarnya “kemungkinan besar jauh lebih tinggi”.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dikatakan, 11 orang tewas pada Kamis (25/3), ketika asosiasi juga berhasil memverifikasi 23 kasus kematian yang terjadi sebelumnya.

Kantor berita Myanmar, termasuk Voice of Burma dan Mizzima, melaporkan bahwa tiga orang lagi telah ditembak mati oleh pasukan keamanan di kota Myeik di Myanmar selatan.

Video yang diposting di saluran YouTube Mizzima TV menunjukkan pengunjuk rasa yang berisiko terkena tembakan untuk membawa sosok tubuh berdarah seorang pemuda yang menurut laporan itu akhirnya meninggal kemudian.

Unggahan media sosial, banyak termasuk foto jenazah, menunjukkan bahwa sebanyak tujuh orang mungkin telah terbunuh di berbagai kota pada malam hari pada Jumat (26/3). Laporan tersebut tidak dapat segera dikonfirmasi.

Asosiasi Bantuan menggambarkan konfrontasi mematikan yang khas pada Kamis di Taunggyi, di negara bagian Shan di Myanmar timur, ketika “junta menggunakan peluru tajam, mencoba menciptakan zona pertempuran di daerah pemukiman. Tindakan junta militer mengakibatkan empat warga sipil ditembak dan dibunuh, satu mayat diseret pergi, beberapa warga sipil lainnya terluka.

“Selain itu, pasukan junta menggerebek rumah dan dengan represif menangkap pemuda dan warga sipil, kemudian menghancurkan sepeda motor, mobil, dan barikade. Mereka menyerbu jalan tanpa alasan, meneriakkan kata-kata kotor dan merusak properti,” katanya.

Asosiasi tersebut menyatakan hingga Kamis (25/3), sejumlah 2.981 orang telah ditangkap, didakwa atau dijatuhi hukuman dalam tindakan keras sejak kudeta 1 Februari yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

Sebagian besar, termasuk Suu Kyi dan Presiden Win Myint, masih tetap ditahan. (ATN)

Tags: Human RightsHuman Rights in Southeast AsiaKrisis Myanmar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.