• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dari Vatican, Paus Fransiskus Doakan Korban Serangan Bom di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Darurat Coronavirus, Vatikan Gelar Ibadah Pekan Suci Tanpa Jemaat

Paus Fransiskus pimpin doa di Vatikan. Ist

ASIATODAY.ID, VATICAN CITY – Pemimpin Tertinggi Umat Katolik di dunia Paus Fransiskus mendoakan para korban serangan bom di Indonesia, tepatnya di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Saat doa di penghujung misa Minggu Palem pada Minggu (28/3) di Basilika Santo Petrus, Paus mengenang para korban kekerasan, terutama yang terlibat dalam penyerangan.

“Mari kita berdoa untuk semua korban kekerasan, terutama yang terjadi pada pagi hari ini di Indonesia, di depan Katedral Makassar. Semoga Bunda Maria, yang selalu mendahului kami di jalan iman, membantu kami,” ujarnya sebelum pemberkatan apostolik.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

“Dalam situasi sejarah dan sosial ini, apa yang Tuhan lakukan? Dia memikul salib. Yesus memikul salib, yaitu, Dia mengambil beban kejahatan yang ditimbulkan oleh situasi ini, kejahatan fisik dan psikologis – dan di atas semua kejahatan spiritual – karena roh jahat mengambil keuntungan dari krisis untuk menyebarkan ketidakpercayaan, keputusasaan, dan perselisihan,” katanya.

Seperti dilaporkan Catholic News Agency, doa untuk Indonesia dan pandemi adalah dua poin yang Paus Fransiskus ingin garis bawahi sebelum doa Angelus, diucapkan sebelum penutupan Misa Minggu Palem.

“Untuk kedua kalinya kami akan menjalaninya dalam konteks pandemi. Tahun lalu kami lebih berat; tahun ini lebih berusaha bagi kami. Dan krisis ekonomi semakin parah,” ujarnya.

Menurut Paus Fransiskus, umat Katolik harus meneladani Perawan Maria, Bunda Yesus, yang juga murid pertamaNya. Bunda Maria mengikuti Putranya. Bunda Maria menempatkan dirinya sendiri untuk mengambil bagian dari penderitaan, kegelapan, kebingungan,

“Bunda Maria menjaga lampu iman tetap menyala di dalam hatinya. Dengan rahmat Tuhan, kita juga bisa melakukan perjalanan itu. di sepanjang jalan salib sehari-hari, kita bertemu dengan wajah begitu banyak saudara dan saudari yang dalam kesulitan: janganlah kita lewat, biarkan hati kita digerakkan dengan belas kasih, dan mari kita mendekat. ,” tambah Paus Fransiskus. (ATN)

Tags: BomPaus FrancisVatikan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.