• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

3 Menteri Indonesia Bertolak ke China Jemput Investasi Baterai Senilai Rp75 Triliun

by Redaksi Asiatoday
April 2, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi USD17 Miliar, Indonesia Battery Corporation Mulai Garap Tambang dan Smelter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Erick Thohir. Dok kemenBUMN

ASIATODAY.ID, WUYI – Tiga Menteri Indonesia yakni Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan kunjungan ke Wuyi, Provinsi Fujian, China

Dalam kunjungan ini, ketiga menteri tersebut akan membahas dan mematangkan rencana kerjasama investasi baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV battery) antara konsorsium BUMN Indonesia dengan perusahaan besar China.

“Salah satunya rapat pembangunan EV battery antara konsorsium PLN, Pertamina, MIND ID, dan Inalum dengan perusahaan besar China CATL dan CBL dengan total investasi USD5 miliar atau setara Rp72,5 triliun,” kata Erick saat konferensi pers secara virtual dari Wuyi, Jumat (2/4/2021).

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Erick berharap keberlanjutan kemitraan bisa berjalan secara tepat waktu, bahkan dipercepat. Dia juga berjanji akan memastikan jalan keluar jika terjadi kesulitan di lapangan dengan kerjasama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

“Langkah ini intuk memastikan tidak ada halangan yang bisa menghambat investasi ini,” kata Erick.

Saat berada di China, Erick bersama Menlu Retno dan Mendag Lutfi melakukan sekitar 14 pertemuan baik secara bersama atau terpisah, dengan pemerintah, produsen vaksin, maupun sektor swasta China.

Topik pertemuan menyangkut berbagai isu secara luas, seperti situasi geopolitik kawasan, kerja sama vaksin, peningkatan perdagangan dan investasi, kerja sama kekonsuleran, termasuk upaya untuk terus memperkuat perlindungan terhadap ABK Indonesia. (ATN)

Tags: Industri BateraiInvestasi BateraiKerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.